20:30 . Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF Tahun 2021   |   20:00 . Panen Raya, Harga Gabah Anjlok, Petani Meradang   |   17:00 . Panen, Harga Gabah Turun   |   16:00 . Dua Pemuda Sukses Mewakili Bojonegoro di Ajang Pemuda Pelopor   |   14:00 . Meminimalisir Penyebaran¬† Covid-19, Petugas Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan¬†   |   13:00 . Tak Hanya Gabah, Harga Beras Juga Turun   |   12:00 . Pagu 26 SMA dan SMK di Bojonegoro Tak Terpenuhi   |   08:00 . Jebakan Tikus di Rengel Tuban Makan Korban   |   07:00 . Mitos, Ahli Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Rusak Kualitas Sperma!   |   22:00 . Mantan Pemain Persibo Ditunjuk Arsiteki Persibo   |   21:00 . Diguyur Hujan, Tembakau di Sukosewu Tergenang Air dan Terancam Mati   |   19:00 . Bojonegoro Jadi Lokasi Produksi Film Nasional   |   18:00 . Dharmo Squad: Latihan Dua Minggu Raih Juara Thengul X HipHop Dance   |   17:00 . Pengakuan Nasabah Agar Aman Manfaatkan Pinjol   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro¬† Berikan Penyuluhan Pencegahan Perkawinan Usia Dini dan KDRT di Tambakrejo   |  
Tue, 22 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Deretan Manfaat Menulis Jurnal, dari Mengurangi Stres hingga Depresi

blokbojonegoro.com | Saturday, 02 January 2021 07:00

Deretan Manfaat Menulis Jurnal, dari Mengurangi Stres hingga Depresi

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Bagi beberapa orang, menulis jurnal adalah suatu kebiasaan yang berawal dari hobi. Sementara orang lain bisa saja bosan untuk menulisnya.

Ada banyak penelitian menunjukkan bahwa menulis jurnal dapat bermanfaat bagi kesehatan fisik sekaligus mental.

"Menulis jurnal adalah latihan meditasi yang dapat membantu Anda memilah emosi dan memprioritaskan bagian-bagian dalam hidup," jelas Melissa Divaris Thompson, psikoterapis holistik berlisensi.

Thompson juga mengatakan bahwa kegiatan ini dapat mengurangi kecemasan dan depresi, sekaligus membantu memahami diri sendiri secara lebih dalam.

Psikolog klinis dan pakar kesehatan, Carla Marie Manly, PhD, mengatakan ada beberapa manfaat kesehatan mental, emosional, spiritual, dan fisik yang dapat diperoleh dari pembuatan jurnal, tergantung pada niat di baliknya.

Melansir Insider, berikut manfaat dari menulis jurnal:

1. Mengurangi stres

Sebuah penelitian pada 2018 menunjukkan jurnal yang berfokus pada emosi dapat menurunkan tekanan mental dan meningkatkan kesejahteraan.

"Setelah diubah ke bentuk tulisan, pemicu stres sering kali lebih bisa dipahami dan dinilai. Orang dapat melihat penyebab stres secara lebih objektif dan terpisah," tutur Manly.

Studi kecil pada 2018 menemukan ketika orang dewasa yang mengalami gejala kecemasan parah membuat jurnal tentang pengalaman traumatis, mereka mengalami penurunan kecemasan, depresi, dan tekanan mental.

"Saat kita membuat jurnal, kita sering bisa mengungkap ketakutan tersembunyi yang menyebabkan kecemasan kronis. Jenis jurnal tertentu dapat membuat seseorang belajar memperhatikan pemicu kecemasan mereka," tambah Manly.

2. Mengurangi kecemasan

Studi kecil pada 2018 menemukan ketika orang dewasa yang mengalami gejala kecemasan parah membuat jurnal tentang pengalaman traumatis, mereka mengalami penurunan kecemasan, depresi, dan tekanan mental.

"Saat kita membuat jurnal, kita sering bisa mengungkap ketakutan tersembunyi yang menyebabkan kecemasan kronis. Jenis jurnal tertentu dapat membuat seseorang belajar memperhatikan pemicu kecemasan mereka," tambah Manly.

Studi kecil pada 2018 menemukan ketika orang dewasa yang mengalami gejala kecemasan parah membuat jurnal tentang pengalaman traumatis, mereka mengalami penurunan kecemasan, depresi, dan tekanan mental.

"Saat kita membuat jurnal, kita sering bisa mengungkap ketakutan tersembunyi yang menyebabkan kecemasan kronis. Jenis jurnal tertentu dapat membuat seseorang belajar memperhatikan pemicu kecemasan mereka," tambah Manly.

3. Mengurangi depresi

Sebuah studi 2013 mengungkapkan ketika seseorang dengan gangguan depresi berat menuliskan pemikiran dan perasaan terdalamnya, mereka menunjukkan penurunan signifikan dalam skor depresi mereka.

"Ketika sebuah jurnal didedikasikan untuk memungkinkan munculnya pikiran sedih atau marah, pikiran tersebut cenderung diproses daripada tetap terjebak di dalam," kata Manly.

Namun, apabila menulis jurnal justru membuat pikiran negatif selalu muncul dan meningkatkan depresi, Manly merekomendasikan untuk berhenti dan mencari dukungan terapis.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more