17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |   12:00 . 34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1   |   08:00 . DPRD Sepakati Kenaikan Tamsil GTT/PTT Hingga Realisasi Beasiswa dan Rehab Ruang Belajar   |   07:00 . Jangan Dijadikan Kebiasaan, Ini 3 Dampak Buruk Mengucek Mata   |   21:00 . Akibat Korsleting Listrik, Toko Obat Pertanian di Temayang Terbakar   |   20:00 . PPKM Dilonggarkan, Jumlah Penumpang Bus Meningkat   |  
Sun, 17 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai Rawit Semakin Meroket, Tembus Rp95.000 Perkilogram

blokbojonegoro.com | Monday, 22 February 2021 12:00

Harga Cabai Rawit Semakin Meroket, Tembus Rp95.000 Perkilogram

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Harga jual eceran cabai rawit merah atau sret di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro meroket, perkilogramnya tembus Rp95.000, Senin (22/2/2021).

Pedagang cabai di los lantai I pasar Kecamatan Sumberrejo, Marni mengatakan, harga jual cabai rawit menembus Rp95.000 perkilogram per hari ini.

"Sebelumnya harganya Rp80.000, naik mulai hari ini Rp15.000 menjadi Rp95.000 perkilogram," jelasnya.

Biasanya, konsumen bisa mendapatkan 1 ons jika memberikan uang senilai Rp5.000 kepada pedagang. Namun saat ini konsumen dilayani jika membeli cabai jenis rawit minimal Rp5.000 untuk mendapatkan 0,5 ons.

Hal tersebut membuat permintaan menurun. Tak sedikit konsumen yang mengurungkan niat membeli cabai rawit saat mengetahui harga ecerannya tinggi. Alhasil, dirinya mengurangi persediaan.

"Tentu kami menyesuaikan permintaan. Kalau permintaan turun, persediaan kami kurangi agar barang tidak tersisa banyak," kata Marni.

Hal serupa juga dibenarkan oleh Rofiah, pedagang cabai di Pasar Tradisional Kecamatan Kapas. Ia menyebutkan harga cabai rawit yang dijualnya tembus Rp95.000. Disusul dengan kenaikan cabai merah keriting yang semula Rp45.000, hari ini naik Rp5.000 menjadi Rp50.000 perkilogram.

Namun, berbeda dengan cabai jenis lompong atau biasa dikenal cabai merah besar yang justru mengalami penurunan harga, dari Rp45.000 menjadi Rp35.000, turun Rp10.000 perkilogram.

"Rata-rata konsumen memilih cabai rawit untuk dikonsumsi sehari-hari. Meski harga naik, mereka tetap beli, walaupun jumlahnya dikurangi," paparnya pada blokBojonegoro.com. [lin/ito]

Tag : harga, cabai, merah, sumberrejo, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat