19:00 . Baru Sebulan 42 Remaja di Bojonegoro Ajukan Dispensasi Nikah   |   18:00 . Setahun, 527 ABG di Bojonegoro Ajukan Dispensasi Nikah   |   17:00 . Paman: Korban Tiap Main, Selalu Mandi di Sungai   |   16:00 . Jenazah Mrs. X Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo   |   15:00 . Mahasiswa Kampus Ungu Hasilkan Ratusan Media Penyuluhan Edukatif, ini Kuncinya...   |   14:30 . EMCL Raih 4 Penghargaan dari Kemendes RI   |   14:00 . Aliran Sungai Pacal Semakin Deras, Pencarian Hari Kedua Terhambat   |   13:00 . Abdullah Umar: Gedung Baru DPRD Upaya Optimalisasi Pelaksanaan Tugas   |   12:00 . Bupati Anna Mu'awanah Resmikan Gedung DPRD Bojonegoro   |   08:00 . Sediakan TPS Khusus untuk Sampah Pasar, Malah Dirusuhi Warga Luar   |   21:00 . Khidmat Kiai, Pagar Nusa Bojonegoro Doa Bersama Jelang 1 Abad NU   |   18:00 . Dinilai Terlalu Lama Kotor, Erick Thohir Ingin Bersihkan Sepakbola Indonesia   |   17:00 . Terpeleset saat Mandi di Sungai, Anak asal Soko Tenggelam di Kapas   |   16:00 . Besok, 16 Kecamatan di Bojonegoro Diprakirakan Akan Hujan Petir di Sore Hari   |   12:00 . CPNS 2023 Kapan Dimulai? Ini Prediksi dan Bocoran Jabatan yang Dibutuhkan   |  
Fri, 03 February 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tahun 2020, 30 SD Merger, untuk 2021 Masih Dipetakan

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 February 2021 14:00

Tahun 2020, 30 SD Merger, untuk 2021 Masih Dipetakan

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro saat ini sedang melakukan pendataan Sekolah Dasar (SD) yang kekurangan peserta didik. Langkah tersebut kemungkinan besar, bisa berujung pada penggabungan (Marger) SD di Kabupaten Bojonegoro.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lasuri mengatakan, pendataan dilakukan di satu wilayah yang terdapat dua atau lebih lembaga Sekolah Dasar (SD) yang berdekatan dan kekurangan murid. Apabila semua data diterima, kata dia, akan dilakukan pengkajian lebih lanjut.

"Hingga kini kami belum bisa memastikan berapa jumlah SD di Bojonegoro yang mengalami kekurangan murid karena masih dilakukan pendataan," ujar Lasuri.

Dirinya menjelaskan, ada beberapa poin yang diharuskan lembaga untuk digabungkan menjadi satu, seperti lembaga tersebut berada disatu wilayah dan kekurangan peserta didik. Selain itu, jumlah peserta didik di dalam satu rombongan sekolah minimal berjumlah 20 siswa.

Aturan soal jumlah minimal peserta didik dalam satu rombongan belajar dijelaskan lewat Permendibud nomor 17/2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD, SMP, SMA, SMK atau bentuk lain yang sederajat. Pada Pasal 24 dijelaskan bahwa jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar untuk tingkat SD, SMP, dan SMA minimal 20 siswa, sedangkan SMK minimal 15 siswa.

"Ada juga sebuah catatan yang tidak diharuskan lembaga sekolah walaupun kekurangan peserta didik, seperti lembaga tersebut jauh dari lembaga lain, sehingga ada sebuah pertimbangan," sambung Lasuri.

Ia mengakui pendataan itu kemungkinan bakal bermuara pada penggabungan SD. Penggabungan tersebut akan dicarikan pada SD terdekat sehingga jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah siswanya.

Tak hanya peserta didik saja yang bakal digabungkan jika terjadi sebuah marger, para pendidik yang berada didalam satu lembaga tersebut dipastikan juga ikut mengajar dilembaga tersebut. Akan tetapi hal tersebut juga melihat kekurangan pendidik didalam lembaga yang marger tersebut.

"Jika kuota pendidik didalam lembaga sudah terpenuhi, maka pendidik yang sebelumnya mengajar disekolah berbeda akan ditempatkan dilembaga lain yang kekurangan seorang pendidik," sambung Lasuri.

Pada tahun 2020 Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro juga telah menggabungkan sebanyak 30 Sekolah Dasar menjadi 15 Sekolah Dasar. Hal itu dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan mutu pendidikan yang kualitas.

"Mulai tahun 2010 kita sudah melakukan penggabungan lembaga sekolah di Bojonegoro yang kekurangan peserta didik, seperti tahun 2010 total ada 28 lembaga, 2013 ada total ada 19 lembaga, tahun 2015 total ada 30 lembaga dan tahun 2020 total ada 15 lembaga," pungkasnya.[din/lis]

 

Tag : Sekolah, SD, merger



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more