Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) menyelenggarakan serangkaian kegiatan penuh semangat dan makna. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, para anggota PDKB tetap menunjukkan tekad kuat untuk berkontribusi dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menuju masyarakat yang sejahtera, makmur, dan membanggakan.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PDKB, Jl. Sutowijoyo RT 05 RW 01 Desa Lengkong, Kecamatan Balen, diisi dengan upacara bendera, berbagai lomba seperti memasukkan paku ke dalam botol, pembagian sembako, serta pembacaan Surat Yasin dan Tahlil.
Ustadz Purnomo, seorang disabilitas kaki, memimpin pembacaan Surat Yasin. Sementara itu, Ustadz Alek Impron, seorang tunanetra, memimpin pembacaan Tahlil. Keduanya berasal dari Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.
Ketua PDKB, Mohamad Sanawi, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas semangat para pengurus dan anggota yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan ini.
"Kegiatan ini lahir dari semangat teman-teman PDKB. Kami ingin membuktikan bahwa disabilitas bukan alasan untuk berhenti berkarya dan memberi manfaat bagi sesama," tegasnya.
Dalam sambutannya, Sanawi mengajak seluruh penyandang disabilitas di Bojonegoro untuk bersatu dan terus berkarya. Ia mengibaratkan disabilitas seperti sebatang lidi yang rapuh jika sendiri, tetapi menjadi kuat jika bersatu dalam satu ikatan. Ia juga menekankan pentingnya memiliki keterampilan sebagai bekal harga diri dan keberdayaan.
PDKB membiayai kegiatan ini dari iuran anggota serta dukungan dari Dinas Sosial, Polres Bojonegoro, dan Koperasi Kareb. Sanawi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini.
"Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi banyak orang dan menjadi keberkahan bagi kita semua," pungkas Sanawi. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published