OMI Bojonegoro Diikuti 1.335 Peserta, Madrasah Jadi Pilihan Kompetitif

Reporter : M. Anang Febri 

blokBojonegoro.com - Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 mencatat antusiasme tinggi dari para siswa. Sebanyak 1.335 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA turut ambil bagian dalam kompetisi tahunan ini.

Pelaksanaan OMI dibagi menjadi tiga hari di dua lokasi, yaitu MTs Abu Darrin dan MA Abu Darrin. Jenjang MA/SMA dilaksanakan pada 9 September, disusul jenjang MI/SD pada 10 September, dan MTs/SMP pada 11 September 2025.

"Ini menunjukkan bahwa madrasah semakin diminati, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tapi juga wadah pengembangan potensi akademik siswa," ujar Plt. Kasubag TU Kemenag Bojonegoro, H. Sholihul Hadi.

Dari total peserta, MI mendominasi dengan 501 peserta, disusul MTs 425, MA 376, SMA 18, dan SMP 15 peserta. Mata pelajaran yang dilombakan pun beragam, mulai dari Matematika, Biologi, Kimia, hingga Geografi dan Ekonomi.

Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, H. Amanulloh, mengapresiasi pelaksanaan OMI ini.

"Ini bukan sekadar lomba, tapi ajang menumbuhkan kebanggaan dan jati diri siswa. Mereka yang ikut sudah luar biasa, terlepas dari menang atau kalah," ucap Kakan Kemenag Bojonegoro saat sambutan apel pembukaan OMI, Selasa (9/9/2025).

Pelaksanaan OMI dibuka dengan seremoni pelepasan burung merpati putih, mulai dari Kepala Kantor Kemenag, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), segenap Kepala Madrasah, serta perwakilan peserta OMI. Hal ini sekaligus menandakan bahwa cita-cita anak didik bebas terbang tinggi, meraih masa depan gemilang.

OMI juga menjadi bukti bahwa madrasah di Bojonegoro tidak kalah bersaing dengan sekolah umum, dan mampu mencetak generasi berprestasi, religius, dan berkualitas global. [feb/lis]