PREVIEW: Petrokimia Gresik Vs Rajawali O2C, Bagai Langit dan Bumi

Kontributor: M. Hilmi Masluhan

blokBojonegoro.com - Sektor Putri Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Minggu (12/10/2025) di GOR Ki Mageti, Magetan, akan mempertontonkan pertandingan antara langit dan bumi secara kekuatan. Yakni Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia menjamu Rajawali O2C Ciparay.

[Baca Juga: KLASEMEN SEMENTARA FINAL FOUR PUTARAN I https://blokbojonegoro.com/2025/10/11/klasemen-sementara-final-four-sabtu-11-oktober-lavani-dan-petrokimia-di-puncak/]

Secara tim, mulai Seri Reguler II di GOR Utama Bojonegoro akhir September 2025 sampai pertandingan kedua kemarin, Putri Agustin dan kawan-kawan belum tersentuh kekalahan sama sekali. Pelatih Petrokimia Ayub Hidayat bisa menurunkan tim pelapis untuk menyimpan pemain inti ke pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Pemain-pemain Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia yang telah bermain reguler selama penyisihan di GOR Utama Bojonegoro sampai di Final Four ada setter Ajeng Nur Cahaya, libero Nandita Ayu, Bela Sabrina sebagai opposite, outside hitter Mediol Yoku dan Putri Agustin, serta middle blocker ada Geofanny Eka dan Shella Bernadetha Onnan.

Pelapisnya masih ada nama-nama seperti Nabila Purwita (OH), Amelia Dwisari (MB), Dhea Cahya Pitaloka (MB), Nabilla Dinda (S), Khoirun Nisak (L), Khanza Putri (OP) dan Naftalya Zipora (OH).

Sementara itu, Rajawali O2C Ciparay benar-benar harus menerima kenyataan, karena pada penyisihan Seri Reguler I dan Final Pool EE di GOR Nambo, Tengerang awal September 2025 lalu, Rajawali O2C cukup seperior atas lawan-lawannya hingga bisa Juara Pool. Saat itu, masih diperkuat Tina Syifa, Syelomitha Afrilaviza, Shakira Tirta Ayu Wijaya, Naisya Pratama Putri, Tazma Aprilia, dan Syabilla Hilal Ramadhan.

Namun nama-nama tersebut mendapat panggilan Timnas Voli Putri Indonesia U18 di ASIAN Youth Games 2025 dan tidak bisa main di Final Four. Juga, 3 pemain senior Rajawali O2C yang juga absen yakni Myrasuci Indriani, Anastasya Regina, dan Ratri Wulandari. Ratri dikabarkan mengalami cedera lutut kambuhan, sedang Myrasuci Indriani dan Anastasya Regina karena masalah pribadi. 

Akhirnya, pelatih menurunkan banyak pemain pelapis, seperti Arimbi Syifana Andayani (13 tahun) opposite, Elizabeth Florin (17 tahun) opposite, Putri Femmi (21 tahun) dan Elora Fauziah (15 tahun) middle blocker, Shalsa Dheana (14 tahun) setter dan Vania Nurfatimah (15 tahun) outside hitter.

Kondisi itu menjadi momen bocah-bocah Rajawali O2C menimba pengalaman di laga-laga besar untuk masa depan mereka. Karena, Arimbi Syifana dan kawan-kawan masih berusia belasan tahun. [mad]