Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Setelah melalui serangkaian acara dan tahapan sejak beberapa waktu lalu, akhirnya Pengukuhan Guru Besar UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ke 106-112, resmi digelar Selasa (23/12/2025).
Berlangsung di Gedung KH. Saifuddin Zuhri UINSA Surabaya, acara bisa disaksikan melalui live streaming di akun resmi kampus Islam terbesar di Jawa Timur tersebut, di link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=YCizmO6V-Xw]
Diantara Guru Besar yang dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka itu ada Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Attanwir, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Prof. Dr. Hj. Umi Hanifah, S.Ag., M.Pd.I.
Seperti diberitakan sebelumnya, Prof. Dr. Umi Hanifah, M.Pd.I. puteri pasangan (Alm.) KH. Ahmad Thoha Shiddiq dan (Almh.) Hj. Siti Rahmah Umar, warga Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Guru Besar Bidang Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab UINSA itu kepada blokBojonegoro.com menceritakan jejak pendidikannya dimulai dari MI Islamiyah Bulaklo, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Setelah itu melanjutkan MTs dan MA Islamiyah Attanwir Talun, Sumberrejo, Bojonegoro.
Lulus tahun 1997 di kompleks Ponpes Attanwir Talun, Prof Umi melanjutkan pendidikan S1 (Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, IAIN Sunan Ampel Surabaya). Setelah itu mendapatkan beasiswa S2 dengan Konsentrasi Pendidikan Islam, di program Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya. Dan program doktoralnya juga lulus dari UINSA Surabaya.
Ketika menyampaikan orasi ilmiah di depan civitas akademika UINSA Surabaya dan ribuan hadirin yang hadir, Prof Umi begitu lantang dan membuat pemirsa merinding. "Luar biasa Prof Umi, alumni Ponpes Attanwir," kata Abah Aziz, mantan Ketua IKAMI Attanwir. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published