Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Wakil Ketua IV DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, meraih penghargaan dalam ajang Angling Dharma PWI Award 2026. Politisi Partai Demokrat itu menerima apresiasi pada kategori Perempuan Tangguh atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan layanan dan kesadaran kesehatan di tengah masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Acara berlangsung di Aula Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jumat (28/3/2026) malam.
Agenda ini dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi (WKP Migas) Blok Cepu dan Blok Tuban, para direktur BUMD, serta ketua dan jajaran pengurus PWI Kabupaten Bojonegoro.
Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pers Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momen tersebut menjadi wujud komitmen insan pers untuk menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
"Pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan. Angling Dharma Award merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang telah berkontribusi nyata untuk Bojonegoro," ungkapnya dalam sambutan kegiatan PWI Kabupaten Bojonegoro 2026 pada Jumat ()27/3/2026) malam itu.
Sasmito menilai penghargaan yang diberikan kepada Sri Wahyuni di bidang peningkatan kesehatan masyarakat sangat tepat. Sebab, Sri Wahyuni dinilai memiliki rekam jejak panjang dan nyata di sektor kesehatan, bahkan jauh sebelum terjun ke dunia politik.
Ia menjelaskan, latar belakang Sri Wahyuni sebagai tenaga kesehatan yang telah mengabdi selama puluhan tahun menjadi fondasi kuat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis.
"Beliau bukan hanya memahami konsep, tetapi pernah berada langsung di lapangan sebagai perawat. Itu yang membuat kepeduliannya terhadap isu kesehatan sangat kuat dan nyata,” tambahnya dalam wawancara terpisah.
Selain itu, lanjut Sasmito, komitmen Sri Wahyuni juga tampak dari kiprahnya di legislatif yang terus mendorong pemerataan akses layanan kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan, hingga penguatan anggaran sektor kesehatan di Jawa Timur.
"Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata beliau dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga Bojonegoro dan Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Sri Wahyuni menyebut penghargaan tersebut sebagai kehormatan sekaligus amanah besar. Ia menegaskan, capaian itu bukan hanya untuk dirinya secara pribadi, melainkan hasil kerja bersama banyak pihak.
"Penghargaan Angling Dharma PWI Award ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi saya. Penghargaan ini bukan semata untuk pribadi, melainkan untuk seluruh pihak yang selama ini bersama-sama berjuang dalam meningkatkan kesehatan masyarakat," terangnya, Sabtu (28/3/2026).
Sri Wahyuni juga menyoroti momentum Hari Pers Nasional sebagai pengingat pentingnya peran pers dalam pembangunan, khususnya di sektor kesehatan. Menurutnya, pers memiliki posisi strategis dalam menyebarkan edukasi yang benar, membangun kesadaran publik, serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
"Saya berkomitmen untuk terus berkontribusi dan menguatkan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya," lengkapnya.
Politisi dari daerah pemilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban itu menambahkan, di balik penghargaan yang diterimanya terdapat banyak cerita perjuangan dan harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih sehat. Ia meyakini, setiap langkah kecil yang lahir dari kepedulian akan membawa perubahan besar di masa depan.
Dalam acara tersebut, Sri Wahyuni menerima penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026 kategori Perempuan Tangguh yang diserahkan langsung oleh Penasihat PWI Kabupaten Bojonegoro, Mohammad Abdul Qohhar, S.Sos.I., M.Si. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published