blokBojonegoro.com - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bojonegoro resmi merilis profil demografi jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada tahun 1447 H / 2026 M. Berdasarkan data terbaru, total jemaah asal Kabupaten Bojonegoro yang akan memenuhi panggilan ke Tanah Suci berjumlah 1.741 orang.
Kepala Kantor Kemenhaj Bojonegoro, H. Moh. Abdulloh Hafith, menyampaikan bahwa jemaah haji tahun ini terdiri dari 817 laki-laki dan 924 perempuan. Ia menekankan bahwa keberangkatan tahun ini tetap mengusung semangat pelayanan yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Data ini menjadi acuan kami dalam menyiapkan skema pelayanan, terutama dalam hal pendampingan ibadah dan kesehatan, mengingat komposisi jemaah yang sangat beragam dari sisi usia maupun latar belakang pekerjaan," ujar H. Moh. Abdulloh Hafith.
Profil Usia: Tertua 93 Tahun, Termuda 16 Tahun
Salah satu poin menarik dari data tahun ini adalah rentang usia jemaah yang sangat kontras. Tercatat jemaah tertua atas nama Rasid Sadiman Sodrono dengan usia 93 tahun. Sementara itu, jemaah dengan usia paling belia adalah Aira Zulia Ainur Rohma yang baru menginjak usia 16 tahun.
Secara statistik, jemaah haji Bojonegoro 2026 didominasi oleh kelompok usia produktif akhir dan lansia. Kelompok usia 51-60 tahun menjadi yang terbanyak dengan 591 jemaah, disusul kelompok usia 61-70 tahun sebanyak 464 jemaah.
Dominasi Profesi Petani
Dari sisi latar belakang pekerjaan, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar jemaah haji di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 516 jemaah tercatat berprofesi sebagai petani. Posisi kedua ditempati oleh pekerja swasta sebanyak 503 orang, diikuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 269 orang, dan Ibu Rumah Tangga sebanyak 241 orang.
Sedangkan dari tingkat pendidikan, mayoritas jemaah haji tahun ini menamatkan jenjang pendidikan SD (670 jemaah), SLTP (381 jemaah), dan S1 (363 jemaah).
H. Moh. Abdulloh Hafith berharap dengan rilisnya data ini, para jemaah dapat semakin mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental.
"Kami di Kemenhaj terus berupaya memastikan seluruh proses, mulai dari bimbingan manasik hingga keberangkatan nanti, berjalan lancar dan ramah bagi semua jemaah," tutupnya. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published