Waspada Corona, Jangan Panik
1 PDP Asal Balen Meninggal Dunia, ODP Tambah 2 Orang
Perkembangan informasi terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, hari Selasa (12/5/2020), ada 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia.
Perkembangan informasi terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, hari Selasa (12/5/2020), ada 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia.
Pameran dari rumah karya Yusuf Susilo Hartono bertajuk “Move Onâ€, yang didukung oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, digelar via Zoom, pada Jumat, 15 Mei 2020, pukul 11.00 WIB.
Selain adanya narapidana (Napi) yang sempat dinyatakan positif Covid-19, enam orang Napi juga hasilnya reaktif usai menjalani repid tes. Sehingga keenam warga binaan tersebut menjalani isolasi di blok khusus Lapas Kelas IIA Bojonegoro.
Desa-desa di Kabupaten Bojonegoro mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) kepada warganya yang terdampak Virus Corona (Covid-19). Sebanyak 184 desa telah mencairkan BLT tersebut, dari total 419 desa di Bojonegoro.
Salah satu narapidana di Lapas kelas IIA Bojonegoro dipastikan positif Covid-19. Sebelumnya napi tersebut menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, kemudian dirujuk ke rumah sakit Dharmo Surabaya dan hasil laboratorium menunjukkan positif Corona.
Update sebaran wilayah Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro per tanggal (11/5/2020). Untuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP), hari ini masih ada penambahan baru sebanyak 4 orang, dari Kecamatan Bojonegoro 3 orang dan Ngasem 1 orang.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam menghadapai wabah Covid-19, sejumlah pemuda asal Bojonegoro yang tergabung dalam komunitas bebas donasi, bagikan nasi bungkus untuk makan sahur hingga vitamin dan selimut kepada sejumlah tuna wisma.
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Huda di Desa Purwoasri Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, rutin mengadakan aksi sosial setiap tahun. Meskipun pandemi Covid-19, lembaga pendidikan tersebut tetap memberikan santunan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Dalam upaya meringankan beban ekonomi bagi warga terdampak wabah Virus Corona/Covid-19, alumni SMAN 1 Bojonegoro 12/6 tahun 2019 melakukan pembagian sembako kepada seluruh pekerja harian yang ada di seputar Bojonegoro.
Sebanyak Rp200 juta dianggarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menyasar kepada warga miskin, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terdampak covid 19 seperti yang dilakukan hari ini, Senin (11/5/2020) dengan menyalurkan sebanyak 260 paket.