Waspada Corona, Jangan Panik
Pelaksanaan Tes SKB, BKPP Bojonegoro Tunggu Keputusan BKN
Merebaknya virus corona di tanah air mengakibatkan tahapan pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terkendala.
Merebaknya virus corona di tanah air mengakibatkan tahapan pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terkendala.
Sebagai salah satu upaya menekan angka Covid-19/Virus Corona di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (26/04/2020) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama para Muspika, melakukan upaya dengan menutup sementara akses menuju tambangan Pengkol, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro. Tambangan itu, menjadi penghubung antara Kecamatan Kota dengan Kecamatan Trucuk.
Sejak penutupan Pasar Krempyeng, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo langsung merelokasi pedagang pasar untuk menempati pasar desa setempat yang berada disebelah barat Lapangan Singonoyo, sejak Sabtu (25/4/2020) kemarin.
Penutupan Pasar Krempyeng yang ada di Desa Sukoreko, Kecamatan Kota Bojonegoro, dinilai tepat apa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, guna mecegah penyebaran Covid 19 tidak semakin meluas. Terlebih lagi, setelah adanya salah warga dari Kecamatan Kota Bojonegoro berstatus PDP juga meninggal beberapa hari lalu.
Salah satu seorang perempuan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Trucuk meninggal dunia, Sabtu (25/4/2020) malam di RSUD Sosodoro DjatiKoesoemo setelah menjalani perawatan.
Hari Sabtu (25/04/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Bojonegoro bertambah 4 orang. Masing-masing di Kecamatan Kota Bojonegoro 1 orang, Ngambon 1 orang dan Tambakrejo 2 orang.
Sedikitnya 130 pekerja atau karyawan formal di Kabupaten Bojonegoro telah dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja, karena dampak pandemi Covid-19 (virus Corona). Dari jumlah tersebut, 22 orang di antaranya bahkan telah terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan tempatnya bekerja.
Meminimalisir meluasnya penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja,khususnya dilingkungan unit kerjanya, Badan Penjamin Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memfokuskan layanan klaim jaminan menjadi layanan online dan tanpa kontak fisik. Selain itu,Lapak Asik (layanan tanpa kontak fisik) BPJAMSOSTEK merupakan salah satu upaya dalam mendukung pemerintah untuk pencegahan penularan Covid-19.
Hari ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 5 orang. Yakni di Kecamatan Kota Bojonegoro 2 orang, 1 orang di Dander, Kapas 1 orang dan Tambakrejo 1 orang.
Kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus atau Covid-19 telah ditentukan dengan social distancing. Menurunnya aktivitas masyarakat berimbas pada menurunnya perekonomian sejumlah masyarakat yang tidak bisa bekerja di tengah pandemi Covid-19 ini.