Jembatan utama penghubung Dusun Maor menuju Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro yang putus belum juga diganti. Akibatnya, warga yang akan beraktivitas, termasuk siswa sekolah harus bersusah payah mencari alternatif.
Sebanyak 40 peserta yang merupakan perwakilan jurnalis dari Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro mengikuti Edukasi dan Media Gathering 2018 oleh Asset IV Sukowati Field Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP). Acara digelar, Kamis (6/12/2018) di Amaris Hotel Pemuda, Jalan Pemuda No.138, Semarang.
Setiap hujan turun setelah musim kemarau, maka warga di sekitar hutan di Kabupaten Bojonegoro beramai-ramai mencari entung atau ulat jati. Selain untuk dimakan sendiri, ternyata entung tersebut juga ramai diburu oleh warga luar daerah setempat.
Jalan yang mengubungkan Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam di Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari longsor, akibat hujan deras yang mengguyur desa setempat, Senin (3/12/2018) sore.
Sampai akhir Oktober 2018, jumlah pemboran yang sudah dilaksanakan Pertamina EP di seluruh asset adalah 71 sumur, sedangkan workover sebanyak 136 sumur.
Kinerja PT Pertamina EP anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di sektor hulu yang juga berada di bawah naungan SKK Migas terus menunjukkan kinerja positif. Kali ini melalui Pertamina EP Asset, pada Rabu 29 November 2018 berhasil mencapai 17.235 BOPD atau sekitar 121.65% diatas target produksi Asset 4 tahun 2018 sebesar 14.032 BOPD. Kinerja Pertamina EP Asset 4 meningkat cukup signifikan dengan kontribusi positif dari masing-masing lapangan seperti Cepu Field, Poleng Field, Papua Field, Donggi Matindok Field dan terutama Sukowati Field.
Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf memukul gong dan resmi membuka Media Gathering bersama media massa se Indonesia. Kegiatan berlangsung di Bintang Bali Resort, Rabu (28/11/2018) hingga Jumat (30/11/2018).
Panitia Festival Geopark 2018 telah menyiapkan panggung untuk lokasi pementasan hiburan dan tempat Anji manggung. Namun karena hujan, maka pendopo Kayangan Api disulap menjadi tempat hiburan, Minggu (25/11/2018) malam. Tampak, tari tengul sedang mementaskan kebolahannya.
Malam terakhir di Festival Geopark kurang mengenakkan, Minggu (25/11/3018). Sebab, hujan yang mengguyur sekitar tempat acara, yakni Kayangan Api belum juga reda, sehingga membuat acara kocar-kacir. Tampak, tempat duduk ditinggal oleh pengunjung yang memilih mencari tempat teduh.