Skip to main content

Category : Berita Sebelumnya


Duh...!!! Gerombolan Pemotor Bersajam Resahkan Warga Bojonegoro

Rekaman CCTV yang memperlihatkan segerombolan pemotor bersenjata tajam (Bersajam) yang melintas di jalan, meresahkan warga. Rekaman berdurasi sekitar 20 detik itu ramai di sejumlah platform media sosial (medsos) di Kabupaten Bojonegoro.

Langkah Cepat Dinas Kesehatan Tangani Kasus Chikungunya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro gerak cepat menangani temuan kasus adanya beberapa warga di Desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kelumpuhan. Pasalnya dimungkinkan adanya kasus tersebut disebabkan Chikungunya melalui gigitan nyamuk.

Pengumuman Seleksi PPPK Kabupaten Bojonegoro Molor 22 Desember

Pengumuman seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kabupaten Bojonegoro, diperpanjang hingga 22 Desember 2023. Sebelumnya, seleksi PPPK tersebut sempat akan diumumkan terakhir pada 15 Desember.

Berita Foto

D'Konco Cafe dan Menu Istimewa

Grand Opening, D'Konco Garden Coffee & Eatery di Jalan Sambiroto-Semanding, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (19/12/2023) akan menarik antusias pengunjung.

Berita Foto

Senja, Sawah, Gunung dan Menu Istimewa D'Konco Cafe

Grand Opening, D'Konco Garden Coffee & Eatery di Jalan Sambiroto-Semanding, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (19/12/2023), akan jadi penanda cafe terbaru yang eksotis bisa dinikmati pengunjung.

Berita Foto

Gemerlap Lampu D'Konco Cafe yang Indah

Saat malam tiba suasana di D'Konco Garden Coffee & Eatery di Jalan Sambiroto-Semanding, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, sangat mempesona.

Selamat Datang Sunset Lovers di D'Konco

Sesuai jadwal, Grand Opening, D'Konco Garden Coffee & Eatery di Jalan Sambiroto-Semanding, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, resmi beroperasi, Selasa (19/12/2023).

Bersama Menekan Diska

MENCERMATI-kaleidoskop yang dipersembahkan blokBojonegoro.com, perihal pengajuan dispensasi perkawinan (diska) ke Pengadian Agama (PA) Bojonegoro menarik untuk dicermati. Pasalnya, berdasar data dari PA Bojonegoro, dari 435 anak, 80 diantaranya melangsungkan pernikahan dini lantaran hamil duluan. Penulis tidak ingin membahas kenapa, dan bagaimana proses pengabulannya. Tetapi hal urgen bagi penulis adalah, dari “80” anak yang melangsungkan hubungan “layaknya pasutri”, kemudian hamil, lalu mengajukan diska dengan dalih merjaga marwah keluarga inilah yang perlu kita telaah agar tidak terulang lagi dan lagi, kemudian tumbuh subur berangka-angka.