Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari upaya menyusun ulang orientasi pendidikan keagamaan di Indonesia.
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari upaya menyusun ulang orientasi pendidikan keagamaan di Indonesia.
Malam Minggu 26 Juli 2025 bingung akan kemana? Jawabnya yang syahdu ya di D'Konco Cafe saja. Sebab, bisa bersama keluarga, orang tersayang atau dengan teman, menghabiskan malam Mingguan sambil melihat Live Musik.
Selain warga Desa Sarangan, tampak ada santri dari Desa Cangaan, Kabalan, Tejo, Piyak dan masih banyak lagi. Juga kecamatan lain, seperti Sumberrejo, Baureno, Balen, Sukosewu dan Kedungadem.
Ratusan warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dan santri desa-desa sekitar, mengikuti ngaji rutin selapanan yang diasuh KH. Toha Abrori, Pengasuh Ponpes Khozinatul Abror Desa Mayangkawis, Kecamatan Bales, Bojonegoro.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Inovatif Nasional Terintegrasi dengan Aswaja dan Representasi Kampus Berdampak (PINTAR) Kelompok 2 Universitas Nahdlatul Ulama' Sunan Giri (UNUGIRI) berhasil menggelar pembukaan.
Suasana hangat dan penuh harapan mewarnai pembukaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro Kelompok 05 yang bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Malo.
Kurang delapan hari dari pelaksanaan Lomba Mewarnai NU FEST 2025 dalam rangka Pelantikan Bersama PCNU Bojonegoro beserta Banom, PC GP Ansor, PC Fatayat NU, PC IPNU dan PC IPPNU, pendaftar mulai menyerbu.
Sinergi Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang digelar oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Kabupaten Bojonegoro.
Tingginya anggaran dinilai belum cukup tanpa adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat antar pelaku pembangunan, khususnya di wilayah yang dikenal kaya akan sumber daya minyak bumi ini.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan menambahkan bahwa saat ini terdapat 54.016 kepala keluarga miskin atau setara dengan 145.521 jiwa. Oleh karena itu, Pemkab memerlukan pembaruan data yang dilakukan secara berkala di tingkat desa dan kelurahan.