Pejalan Kaki di Bojonegoro Meninggal Usai Dihantam Truk Box
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Medalem, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro tepat di SPBU Medalem, Jumat (4/10/2024).
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Medalem, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro tepat di SPBU Medalem, Jumat (4/10/2024).
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro mengadakan kegiatan cultural camp STIEKIA 2024 selama tiga hari dimulai tanggal 4 sampai 6 Oktober 2024.
Kembali blusukan ke pasar tradisional, Calon wakil bupati (Cawabup) Bojonegoro nomor 02, Nurul Azizah bertemu dan menyapa masyarakat dan pedagang. Cawabup yang berpasangan dengan calon bupati (Cabup) Setyo Wahono ini berjanji akan merevitalisasi pasar pasar tradisional agar bisa bersaing dengan pasar modern dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Polres Bojonegoro kembali melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang iklan media di lingkup Pemkab Bojonegoro. Kini, dua orang pejabat diperiksa Satreskrim Polres Bojonegoro, Kamis (3/10/2024)
Proses Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan salah satu upaya penting untuk memastikan kualitas kepemimpinan di madrasah. Penilaian ini tidak hanya melibatkan pengumpulan dan analisis data, tetapi juga interpretasi informasi yang berkaitan dengan kinerja kepala madrasah dalam menjalankan tugasnya.
Bojonegoro adalah wilayah yang kaya akan potensi, baik dari segi sumber daya alam maupun manusianya. Namun, ada satu sektor yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi daerah ini: pendidikan.
Pasangan calon bupati (Cabup) dan wakil bupati (Cawabup) Bojonegoro nomor urut 02, Setyo Wahono dan Nurul Azizah blusukan ke sejumlah pasar guna menyapa warga serta menyampaikan program visi dan misi, Rabu (2/10/2024).
Cahaya mentari di Dusun Jipangulu, Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro sedang cerah. Rabu pagi (2/10/2024) sejumlah warga berduyun-duyun ke dekat makam.
Beredar sebuah akun WhatsApp yang mengatasnamakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito. Akun tersebut terlihat menggunakana nama beserta foto profil dari Djoko Lukito pada akun WhatssAp.
Rasa haru dan bangga terpancar dari wajah Parno saat menceritakan awal mula berjuang mencari nafkah hingga kondisi ekonomi saat ini yang berubah drastis. Tak disangka, dari berjualan pentol keliling di sekitar Kota Bojonegoro, hidupnya kini serba berkecukupan bahkan mampu memiliki sebuah rumah kos.