Pria Bojonegoro Menang Undian Mobil (4/Habis)
Galau Menunggu Surat Kendaraan Jadi, Rencana Dijual untuk Beli Rumah
Sekitar 3 sampai 4 bulan, surat-surat penting kendaraan milik Agus Wahyu Kurniawan dari hasil undian operator seluler baru jadi.
Sekitar 3 sampai 4 bulan, surat-surat penting kendaraan milik Agus Wahyu Kurniawan dari hasil undian operator seluler baru jadi.
Pikiran Agus Wahyu Kurniawan tak karuan ketika berjalan bersama keluarga dan temannya memasuki area kantor operator seluler di Gresik. Antara masih tak percaya dirinya beruntung, dan memikirkan hal-hal lain saat melihat mobil Toyota Innova Zenix warna hitam yang terpampang bakal jadi miliknya.
Agus yang bekerja proyek di Papua jarang pulang ke rumahnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Kadang 1 atau 2 tahun baru bisa pulang, karena biaya transportasi yang cukup mahal.
Istilah kekinian menyebutkan Hoki Seumur Hidup Dipakai. Seperti itulah gambaran keberuntungan salah satu warga Kabupaten Bojonegoro yang mendapatkan hadiah undian 1 unit Mobil Toyota Innova Zenix keluaran 2024, dari salah satu operator seluler.
Ada Paribahasa Jawa, Kacang ora ninggal lanjaran. Paribahasa ini pantas menggambarkan sosok Setyo Wahono. Ia banyak belajar dari sikap dan perilaku kedua orang tuanya.
Anna Nurhayati nama lengkapnya, dan kerap disapa Bu Anna. Wanita 50 tahun ini bukan hanya sekedar ibu rumah tangga biasa, namun ia juga menjadi pelopor wirausaha di Desanya
Seorang warga Bojonegoro nekat berangkat ke kawasan Ibu Kota Negara (IKN). Hal itu dilakukannya demi sebuah janji yang harus ditepati.
Ustazah Ulya, begitu sapaan akrab para santri di SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro kepada seorang guru matematika yang kini telah mencatatkan prestasi luar biasa. Beliau berhasil lolos dalam seleksi calon fasilitator daerah khusus angkatan ke-20, menjadi salah satu dari hanya dua guru dari Kabupaten Bojonegoro yang terpilih untuk tugas istimewa ini.Â
Merry Dwi Anggraini tampak sibuk menata ratusan mangkok bakso di atas meja. Semua menu sudah tersaji, tinggal ditaburi bawang goreng dan kuah yang sudah dipanasi.
Pengolahan sampah seperti daun-daun kering di pekarangan rumah, menjadi sumber energi memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan menjadi energi bagi masa depan.