Reporter: Maratus Shofifah
blokBojonegoro.com - Persaingan bisnis properti di Bojonegoro semakin ketat. Munculnya pemain bisnis properti yang terus bermunculan membuat pengembang yang sudah lama berdiri harus bisa bertahan dan bersaing.
"Pangsa pasar properti hunian nonsubsidi semakin sempit," kata Marketing di Bojonegoro, M. Ridwan.
Menurutnya secara global kebutuhan hunian memang mengalami kenaikan. Namun banyaknya pemain baru di bidang membuat pangsa pasar semakin sempit. Di mana kebutuhan hunian dari masyarakat harus dibagi dengan pengembang lain saat bersaing. Karena menurutnya, hal itu sudah menjadi wajar.
"Kebutuhan akan hunian memang harus dibagi," terangnya.
Sementara itu Marketing Communication Pengembang lain, April Rahma menuturkan bahwa kebutuhan hunian di Bojonegoro sangat tinggi. Namun setiap segmen memiliki pangsa pasar yang berbeda. Kebanyakan yang dicari memang untuk tipe menimalis subsidi.
"Pembeli lebih didominan dari keluarga yang baru saja menikah," terangnya. [ifa/ito]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published