Reporter: M. Safuan
blokBojonegoro.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, tahun 2018 ini berencana akan memberikan tunjangan bagi guru SMA/SMK yang berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) atau Pegawai Tidak Tetap (PTT), yang pengabdiannya sudah diatas 5 tahun dan memenuhi beberapa persayaratan yang telah ditentukan.
"Tunjangan bagi GTT dan PTT tersebut senilai Rp750 ribu perbulan, dan saat ini jumlah total GTT dan PTT di Jawa Timur kurang lebih mencapai 11.000 orang," ucap Soemiarso, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Candindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Senin (15/1/2018) siang di kantornya.
Menurutnya, sekarang ini cabang dinas masih menunggu pengumuman dari Pemprov berapa jumlah GTT dan PTT yang ada di Bojonegoro dan nama-nama yang akan menerima tunjangan.
Selain itu, kata Kepala Cabang Dinas, tunjangan akan mulai diberikan terhitung pada Januari 2018 bagi GTT dan PTT SMA/SMK Negeri, yang namanya masuk dalam data Pemprov. Sedangkan kepastian pada bulan berapa tunjangan akan dibagikan, pihak Cabdindik belum bisa memastikan.
Saat disinggung berapa jumlah penerima tunjangan GTT maupun PTT Bojonegoro, dirinya enggan menyebutkan, namun yang pasti ada GTT dan PTT di Bojonegoro yang juga akan diberikan tunjangan.
"Jumlah dan nama yang menerima tunjangan, itu Pemprov yang tentukan," tutup Soemiarso Kepada blokBojonegoro.com.
Terpisah, salah satu Guru Tidak Tetap (GTT), Muhammad Nur, menyambut baik langkah Dinas Pendidikan Provinsi yang berencana menyejahterakan GTT maupun PTT se-Jawa Timur.
"Ini adalah langkah yang sangat baik yang diambil oleh dinas pendidikan provinsi. Karena GTT maupun PTT dari dulu sudah menunggu kabar tersebut. Dan tentu kebijakan ini akan menjadi suntikan semangat bagi guru tidak tetap," tutupnya. [saf/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published