Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Nasib nahas menimpa pria berinisial F, petani asal Dusun Kedungrejo, Desa Numpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Pria berusia 30 tahun itu meninggal dunia akibat tersambar petir saat menunggu burung emprit di sawah miliknya, Senin (25/10/2021).

Kapolsek Dander, Iptu Saefudin, menegaskan kronologi kejadian saat itu korban sedang menunggu burung emprit di sawah miliknya. Namun salah seorang saksi berinisial S (70) dan K (46) warga dusun setempat. Juga sedang menunggu sawah pada posisi  berdekatan dengan korban.

"Tidak lama turun hujan disertai petir, kemudian korban perjalanan pulang ke rumah. Namun sampai di sawah bengkok polo kubur, tiba-tiba korban tersambar petir hingga jatuh tersungkur," tegas Kapolsek Dander.

Melihat peristiwa tersebut. Selanjutnya kedua saksi dibantu dengan warga sekitar menolong korban. Namun korban posisi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban dibawa pulang ke rumah duka, kemudian salah seorang pelapor atau perangkat Desa setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dander. Usai menerima laporan, bersama petugas medis kami mendatangi kediaman korban," paparnya.

Dari hasil pemeriksaan TKP sekaligus medis terhadap korban, disimpulkan bahwa korban meninggal akibat tersambar petir. "Kemudian pihak keluarga menerima atas musibah yang menimpa korban. Dan dikuatkan dengan surat pernyataan serta menolak dilakukan autopsi," pungkasnya. [liz/ito]