Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Sosok muda asal Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Isnaini Putra Nur Baskoro, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi wakil Jawa Timur dalam ajang Festival Olahraga Nasional (Fornas) VIII di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia terpilih sebagai Pegiat BMX kategori Street Park Open, mewakili semangat olahraga ekstrem dari tanah kelahirannya.
Perjalanan Ahmad Isnaini dimulai sejak duduk di bangku kelas 2 SMK, tepatnya pada tahun 2016. Ketertarikannya terhadap dunia BMX muncul dari rasa suka terhadap tantangan serta kegembiraan yang ditawarkan oleh olahraga ekstrem ini.
"Saya pribadi menyukai sesuatu yang menantang. Bermain BMX itu bukan hanya soal adrenalin, tapi juga tentang mengekspresikan kreativitas melalui gaya dan trik yang unik," tuturnya.
Semangatnya diperkuat dengan keberadaan komunitas BMX di Bojonegoro yang solid dan saling mendukung, membuatnya semakin mantap menekuni dunia ini. Belajar secara otodidak melalui video-video tutorial di YouTube, Ahmad terus mengasah kemampuan dan teknik-teknik BMX yang kini membawanya ke tingkat nasional.
Meski begitu, menjadi rider BMX memiliki tantangan besar. Risiko cedera yang tinggi membuat keselamatan menjadi prioritas utama. Ahmad selalu menekankan pentingnya "safety first", dengan mengenakan perlengkapan seperti helm, pelindung siku, lutut, dan sarung tangan setiap kali berlatih.
Langkah Ahmad menuju pentas nasional dimulai dengan keikutsertaannya dalam Festival Olahraga Daerah (Forda) II di Surabaya. Di sana, ia berhasil meraih podium yang akhirnya mengantarkannya untuk mewakili Jawa Timur di Fornas VIII sebagai pegiat BMX kategori Street Park Open.
"Perasaan saya sangat excited dan bangga. Ini pertama kalinya ada pegiat BMX dari Bojonegoro yang bisa sampai ke ajang nasional. Rasanya seperti membawa beban sekaligus kehormatan untuk tampil dan memberikan yang terbaik," ungkapnya penuh semangat.
Dalam menghadapi Fornas VIII, Ahmad mempersiapkan diri secara maksimal, mulai dari latihan fisik di gym, menjaga pola makan, istirahat cukup, hingga melakukan simulasi kompetisi internal demi mengasah teknik dan kesiapan mental.
Sepanjang perjalanannya, Ahmad Isnaini telah mengikuti berbagai event BMX dan mencatatkan sejumlah prestasi yang menginspirasi anak-anak muda Bojonegoro. Ia berharap capaian ini menjadi pembuka jalan bagi perkembangan olahraga ekstrem di daerahnya.
"Saya berharap ke depan Bojonegoro bisa memiliki sarana dan prasarana olahraga yang berstandar nasional, agar dapat mencetak pemuda-pemuda yang unggul dan berprestasi. Saya juga ingin ada event BMX lokal yang berkolaborasi dengan komunitas extreme sport, dan tentunya dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga untuk melancarkan kegiatan kami," pungkasnya.
Dengan semangat tinggi dan dedikasi kuat, Ahmad Isnaini Putra Nur Baskoro kini bersiap mengukir prestasi baru di kancah nasional—membawa nama Bojonegoro dan Jawa Timur dengan bangga di lintasan BMX Street Park Fornas VIII 2025. [Feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published