Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com – Semangat gotong royong begitu terasa di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Di bawah terik matahari, puluhan warga bersama anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro tampak bahu membahu melakukan kerja bakti.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas bersih-bersih. Mereka menyapu jalan, merapikan lingkungan sekitar lapangan dan balai desa, bahkan menghias jalan poros penghubung antara Desa Soko dan Desa Pajeng dengan umbul-umbul berwarna-warni.
[Info KULINER D'KONCO CAFE] https://blokbojonegoro.com/2025/08/10/bingung-tempat-acara-di-bojonegoro-d-konco-cafe-jawabnya/
Semuanya dilakukan demi menyambut penutupan program TMMD tahun 2025 yang telah membawa banyak perubahan di desa ini. Di sela-sela kesibukan, Ahmad Rusmiadi (57), salah satu warga Soko, menyampaikan rasa haru dan syukurnya.
"Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro, dan TNI yang telah bekerja keras membangun desa kami seperti jalan cor beton melalui program TMMD. Alhamdulillah, kini kami warga Soko bisa beraktivitas lancar, melalui akses jalan dengan mudah," tuturnya.
Baginya dan warga lain, kehadiran TMMD bukan hanya soal infrastruktur. Lebih dari itu, program ini menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan yang selama ini hanya menjadi angan-angan.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Inf Setyo Budi, mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak.
"Peran serta unsur terkait baik dari TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan warga masyarakat Desa Soko Kecamatan Temayang tanpa terkecuali sangat membantu suksesnya program yang mengusung tema 'Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah' tersebut," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa semangat pantang menyerah selalu mengiringi setiap langkah Satgas TMMD dan warga. Terik matahari maupun hujan deras tak menyurutkan niat untuk menuntaskan semua sasaran pembangunan yang telah direncanakan. Kini, hasil dari jerih payah itu dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Kami berharap, hasil pembangunan pada program TMMD ini dapat menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat baik itu untuk meningkatkan perekonomian, akses pendidikan dan kesehatan maupun bidang lainnya. Kita juga berharap, hasil dari pembangunan ini bisa dijaga dan dirawat sehingga bermanfaat dalam jangka waktu panjang," pungkasnya.
Kerja bakti hari itu bukan hanya penanda berakhirnya sebuah program. Ia adalah penegasan bahwa ketika masyarakat dan aparat bersatu, tak ada batas yang tak bisa ditembus. TMMD ke-125 di Desa Soko pun berakhir dengan satu pesan kuat: membangun negeri bisa dimulai dari kebersamaan paling sederhana. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published