Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Bojonegoro disiagakan. Hal ini, menyusul peristiwa kerusuhan di berbagai daerah di tanah air, yang berpotensi terjadi juga di Kabupaten Bojonegoro.
Selain disiagakan di berbagai tempat yang rawan, Kodim 0813 Bojonegoro juga melakukan patroli keliling kota dan beberapa tempat objek vital.
[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/09/01/seruan-moral-tokoh-agama-dan-masyarakat-bojonegoro-untuk-indonesia-damai/]
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol. Czi. Arief Rahman Hakiem mengungkapkan, sebanyak tiga kompi atau sekitar 400 prajurit militer disiagakan selama 24 jam, guna menjaga keamanan dan memantau aktivitas masyarakat.
Pria asli kelahiran Bojonegoro ini menjelaskan, penyiagaan ini dilakukan untuk memastikan situasi Kabupaten Bojonegoro tetap aman ditengah kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah.
“Kita standby-kan kurang lebih tiga kompi di Makodim,” ungkap Letkol Arief, Senin (1/9/2025).
Perwira menengah (Pamen) berpangkat dua melati emas ini menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Kodim untuk memberikan rasa aman sekaligus menunjang kelancaran aktivitas masyarakat.
“Ini kita lakukan supaya kegiatan berjalan lancar dan masyarakat Bojonegoro merasa tenang,” jelas tentara lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2004 ini.
Selain menempatkan personel di Makodim, pasukan juga disebar di sejumlah titik strategis, seperti kantor perbankan, stasiun kereta api, terminal, serta beberapa kantor pemerintahan.
Dengan langkah pengamanan ini, Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan komitmennya menjaga stabilitas wilayah dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published