Kontributor: Hilmi Masluhan
blokBojonegoro.com - Sejumlah anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bojonegoro, menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Bojonegoro, Kamis (4/9/2025) sore. Mereka datang menagih komitmen yang sebelumnya telah ditandatangani.
Pantauan blokbojonegoro.com di lapangan menyebutkan, mahasiswa menggelar aksi damai untuk menagih komitmen DPRD Bojonegoro atas kesepakatan bersama yang telah ditandatangani oleh tiga pihak, Bupati bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, dan Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro.
[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/09/04/beasiswa-1-desa-10-sarjana-disebut-pmii-bojonegoro-belum-semua-tepat-sasaran/]
Adapun kesepakatan bersama tersebut:
1. Mendorong DPR RI untuk meninjau ulang anggaran dan tunjangan, dengan mempertimbangkan etika dan simpati terhadap kondisi rakyat.
2. Mendesak pemerintah pusat mengevaluasi Kapolri atas tindakan represif aparat terhadap masa aksi.
3. Mengawal penegakan hukum kasus penabrakan driver ojok online agar berjalan transparan, adil, dan tanpa diskriminasi.
Aksi damai tersebut mendapat sambutan baik dari anggota DPRD Bojonegoro. Kepada peserta aksi, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin. "Saya mengucapkan banyak terimakasih, kepada kawan-kawan HMI yang telah menyuarakan aspirasi, untuk warga masyarakat Indonesia, khususnya Bojonegoro," ujar Mitroatin.
Ditambahkan, jika terkait tuntutan teman-teman HMI, perlu diketahui, bahwa pihaknya di DPRD Bojonegoro atas nota kesepakatan bersama antara HMI, DPRD Bojonegoro, dan Bupati Bojonegoro, sudah ditindaklanjuti dan sedang dikirim ke DPR RI tadi pagi.
"Langsung kita tindaklanjuti dan dikirim ke DPR RI tadi pagi," tambah Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar.
Aksi damai tersebut, diakhir dengan do'a bersama oleh mahasiswa HMI, juga diikuti oleh anggota DPRD Bojonegoro serta aparat keamanan. [han/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published