Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Kejuaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur 2025, diikuti 1.348 Kafilah dari 38 kabupaten/kota. Kegiatan berlangsung di GOR PKPSO Kaliwates, di Kabupaten Jember. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi para qari, qariah, serta ahli Al-Quran untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan hari pertama registrasi, sudah ada kontingen dari 13 daerah yang tiba lebih dulu di Jember. “Sementara 25 wilayah sisanya akan menyusul keesokan harinya. Total ada 1.348 kontestan terdaftar, terdiri dari 668 peserta putri dan 680 peserta putra,” katanya kemarin.
Hafid menambahkan, rombongan dari berbagai daerah hadir secara bergelombang dengan ciri khas batik daerah masing-masing. “Delegasi dari berbagai daerah tiba dengan mengenakan seragam batik khas wilayah mereka,” katanya.
Tahun ini, Kabupaten Jember menurunkan 53 peserta. Mereka akan tampil di hampir semua kategori, kecuali dua bidang yaitu seni kaligrafi digital dan tilawah untuk penyandang tunanetra putri. “Hal ini karena proses pembinaan di dua kategori tersebut belum mencapai standar yang diharapkan, sehingga Jember memilih absen,” jelas Hafid.
Meski begitu, Hafid optimistis kualitas peserta dari Jember sudah lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya. “Berdasarkan proses pembinaan, evaluasi, dan assessment, tim kita memiliki kematangan yang lebih baik ketimbang MTQ terdahulu,” ujarnya.
Hafid mengakui persaingan MTQ XXXI Jatim 2025 sangat ketat karena setiap daerah mengirimkan delegasi terbaiknya. Namun, ia tetap yakin Jember bisa bersaing. “Dengan evaluasi dari para pembina tingkat provinsi dan kabupaten, kami tetap yakin Jember mampu berkompetisi,” ungkapnya. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published