Kodim Bojonegoro Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Juang TNI AD

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Menjelang peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) ke-80 tahun 2025, Kodim 0813 Bojonegoro menggelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan bertema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju” ini dipimpin langsung Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST. Perwira acara dijabat Pasi Pers Kodim 0813, Kapten Inf Hariyanto.

Ziarah diikuti para Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Kodim 0813, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro. Rangkaian acara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan Mengheningkan Cipta, peletakan karangan bunga kehormatan di Tugu TMP, hingga tabur bunga di makam pahlawan.

Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pendahulu yang telah berkorban demi mempertahankan NKRI. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

Koordinator kegiatan, Kapten Inf Hariyanto, menyampaikan bahwa ziarah ini digelar untuk mengenang jasa besar para pahlawan yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi Indonesia.

"Terutama bagi generasi muda ke depan ini, agar mewarisi nilai-nilai perjuangan 1945. Sehingga kita tidak boleh melupakan sejarah, karena kita hidup dengan sejarah," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa TNI sebagai benteng terakhir bangsa harus terus membangkitkan kembali semangat perjuangan. Momentum Hari Juang ini diharapkan mampu menanamkan nilai patriotik dan mendorong generasi muda untuk meneruskan cita-cita para pahlawan sebagai warisan bagi anak cucu bangsa.

"Kegiatan ziarah dan tabur bunga ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan, serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandas Kapten Inf Hariyanto. [feb/mad]