246 Kebakaran Terjadi di Bojonegoro Sepanjang 2025, Kerugian Rp7,3 Miliar
Menara Masjid Agung Darussalam Bojonegoro saat kebakaran pada Februari 2025 lalu (Foto: blokBojonegoro.com/Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sebanyak 246 peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Bojonegoro sepanjang tahun 2025. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mencatat kerugian yang disebabkan mencapai Rp7,3 Miliar.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menyampaikan bahwa mayoritas kejadian kebakaran dipicu oleh gangguan kelistrikan dan kebocoran gas LPG, baik pada instalasi rumah tangga maupun peralatan pendukung lainnya.

“Dari total 246 kejadian kebakaran selama tahun 2025, penyebab paling dominan masih didominasi fenomena kelistrikan dan kebocoran tabung gas LPG. Kejadian ini sebagian besar terjadi di kawasan permukiman warga,” ungkap Agus, Jumat (26/12/2025).

Berdasarkan data rekap Damkarmat, kejadian kebakaran tersebut meliputi kebakaran rumah tinggal, meteran listrik, tabung gas LPG, serta bangunan usaha dan fasilitas lainnya. Total kerugian material akibat kebakaran sepanjang tahun 2025 ditaksir mencapai sekitar Rp7,3 miliar.

“Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp293 miliar,” jelasnya.

Agus menambahkan, kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam menekan dampak kebakaran. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kejadian dengan waktu respons yang terkendala jarak dan kondisi wilayah.

“Upaya pencegahan terus kami dorong melalui sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait keamanan instalasi listrik dan penggunaan gas LPG yang aman, agar jumlah kejadian kebakaran dapat ditekan di tahun berikutnya,” pungkasnya. [riz/mad]