Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Bojonegoro nampak antusias mengikuti Sosialisasi dan Rekrutmen kerja yang digelar PT Ungaran Sari Garments (USG), dengan dukungan penuh dari Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Bojonegoro.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) sejak pagi hingga siang ini berlangsung di dua lokasi utama. Pagi hari di SMKN Purwosari, kegiatan diikuti sekitar 250 siswa, dari tuan rumah dan beberapa sekolah lain seperti SMA PGRI Ngambon, SMKN Kasiman, SMAN Kasiman, MA Islamiyah Malo, dan SMA Gayam.
Siang harinya, agenda dilanjutkan di SMKN 1 Bojonegoro, dengan sekitar 100 siswa dari berbagai sekolah seperti SMKN Dander, SMKN Temayang, SMAN Dander, SMK Taruna Balen, SMAN Kepohbaru, hingga SMKN Rengel-Tuban, yang hadir dengan penuh semangat.
Acara ini tidak hanya sekadar sosialisasi lowongan kerja, tetapi juga diselenggarakan sebagai walk interview yang memberi pengalaman langsung kepada siswa bagaimana menghadapi proses seleksi kerja di industri.
Menurut Sururi, dari BKK Edu Surya SMKN Purwosari yang juga sekaligus Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) SMKN Bojonegoro, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membuka akses dunia industri bagi lulusan SMK dan SMA.
"FBKK hadir untuk memfasilitasi siswa dalam memahami proses rekrutmen kerja secara nyata. Tujuannya agar mereka tidak hanya memiliki informasi lowongan, tetapi juga pengalaman saat bertemu langsung dengan HRD perusahaan," ujar Sururi.
Banyak peserta mengaku awalnya gugup menghadapi walk interview. Namun pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran berharga.
"Saya sebenarnya takut karena baru pertama kali ikut interview seperti ini. Bayangan saya interview itu menakutkan, tapi ternyata prosesnya ramah dan jelas. Saya jadi lebih yakin bisa kerja setelah lulus nanti," ujar sejumlah siswi kelas XII jurusan Akuntansi dari SMKN Purwosari yang mengikuti sesi pagi.
Sejumlah Siswa SMK mengikuti Interview di Salah Satu Ruangan SMKN Purwosari
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah kepala sekolah. Kepala SMKN Kasiman hadir langsung di lokasi untuk meninjau dan memberikan dukungan kepada siswanya yang mengikuti proses rekrutmen.
“Kami sangat bangga dengan semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini. Ini peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk masa depan mereka," kata kepala SMKN Kasiman, Eko Ratmianto saat mendampingi siswa usai acara sesi pagi di area SMKN Purwosari.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Rudi Agus Setiyono, saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com, mengaku bahwa pihaknya memberikan dukungan dan apresiasi penuh atas giat BKK hari ini. Dalam pernyataannya, ia menguatkan semangat siswa.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif BKK SMKN Bojonegoro dalam memfasilitasi kegiatan rekrutmen seperti ini. Kegiatan ini membantu siswa memahami dunia kerja sejak dini dan memberi pengalaman penting sebelum mereka lulus," ungkap kepala SEkolah berkumis tebal yang dikenal ramah oleh peserta didik tersebut.
Dalam sesi materi, perwakilan dari PT Ungaran Sari Garments (USG) memaparkan secara detail peluang kerja yang tersedia di perusahaan garmen tersebut. USG membuka kesempatan bagi lulusan SMK maupun SMA dengan berbagai latar jurusan, dengan fokus pada kesiapan mental, kemampuan bekerja, dan semangat untuk berkembang.
"Walaupun kami bergerak di industri garmen dengan pekerjaan utama menjahit, kami menerima potensi dari berbagai jurusan. Yang penting adalah kesiapan kalian untuk bekerja dan berkembang bersama kami," jelas Cholis, HRD Rekrutmen PT USG kepada para peserta.
Dengan berakhirnya dua rangkaian acara rekrutmen di Bojonegoro hari ini, ratusan siswa kini membawa pengalaman berharga dalam menghadapi proses kerja nyata, bukan hanya sekadar teori di sekolah.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa lewat peran aktif BKK SMKN Bojonegoro, dukungan sekolah, serta keterlibatan dunia industri seperti PT USG, lulusan SMK dan SMA di Bojonegoro semakin siap menyongsong dunia kerja. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published