Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Momentum Ramadan benar-benar menjadi ladang rezeki bagi beberapa pelaku usaha, salah satunya usaha hampers di Kabupaten Bojonegoro. Menjelang lebaran Idulfitri, pesanan bingkisan Lebaran melonjak tajam, membawa berkah tersendiri bagi usaha rumahan Elegance Meet Seserahan yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Kauman, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Usaha yang dikelola Anida Nisa dan Zahra ini mulai membuka sistem pre-order (PO) sejak dua bulan sebelum Ramadan. Strategi tersebut terbukti efektif menarik minat pelanggan. Selain melayani PO, mereka juga menyediakan hampers ready stok guna mengakomodasi permintaan mendadak.
“Alhamdulillah, sejak awal buka PO sudah banyak yang masuk. Sekarang totalnya sudah ratusan orderan,” ungkap Anida, Rabu (4/3/2026).
Tingginya minat pembeli membuat keduanya terus berinovasi. Saat ini, tersedia 17 jenis hampers dengan konsep dan isi berbeda yang tercantum dalam daftar price list. Variasi tersebut memudahkan pelanggan menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan maupun anggaran.
"Kita ada 17 jenis hampers sesuai dengan price list masing-masing,” terang Anida.
Anida membeberkan, harga yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp2,5 juta per paket. Pelanggan juga diberi kebebasan melakukan request warna, logo, hingga desain kemasan, baik untuk kebutuhan pribadi, keluarga, relasi, maupun perusahaan.
Tak hanya diminati warga lokal Bojonegoro, pesanan juga datang dari luar daerah seperti Lamongan, Tuban, Cepu, hingga Surabaya. Hal ini menjadi penyemangat tersendiri bagi Anida dan Zahra, mengingat usaha tersebut tergolong baru dirintis.
Dari sisi pendapatan, capaian mereka terbilang signifikan. Anida mengungkapkan, total omzet hampers Lebaran saat ini telah mencapai sekitar Rp30 juta dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga mendekati hari raya.
Dibalik tampilannya yang cantik dan elegan, proses pembuatan hampers ternyata membutuhkan kreativitas serta ketelitian tinggi.
“Buat hampers itu susah-susah gampang. Awalnya kita harus mikir barang apa saja yang cocok, dibentuk bagaimana, terus nyesuaikan warna dan mix and match supaya terlihat bagus dan menarik,” tuturnya.
Ramadan dan jelang Lebaran memang menjadi puncak permintaan hampers setiap tahun. Tradisi berbagi bingkisan kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja turut mendorong peningkatan pesanan secara signifikan. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published