Aksi Pencurian Marak di Sekar Bojonegoro, Belasan Celengan Siswa TK Ikut Raib
Diduga digondol maling, belasan celengan siswa TK nampak rusak dan uang didalamnya raib (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Warga Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam sepekan terakhir. Terbaru, aksi pencurian menyasar tempat tabungan atau celengan milik siswa Taman Kanak-kanak (TK) setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) malam di TK Cinta Rosul 1 yang berada di Dusun Krajan, Desa Bareng. Celengan milik para siswa ditemukan dalam kondisi rusak dan uang di dalamnya raib diduga digondol maling.

Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Sekar, Suprapto mengungkapkan, rangkaian pencurian di Desa Bareng bermula sekitar sepekan lalu. Pencurian bermula, saat seorang warga kehilangan sepeda motor yang diparkir di halaman rumahnya.

“Beruntung saat pelaku membawa sepeda motor, aksinya dipergoki warga. Namun sayang, ketika warga mengetahui kejadian tersebut, pelaku langsung melarikan diri dan gagal tertangkap,” ujar Suprapto, Jum'at (6/3/2026).

Tidak lama setelah kejadian tersebut, sebuah toko kelontong milik warga juga menjadi sasaran pencurian. Dari toko tersebut, maling membawa kabur sejumlah barang dagangan, seperti rokok hingga kebutuhan pokok.

“Pelaku menggasak sejumlah barang, mulai dari rokok hingga kebutuhan pokok sehari-hari,” beber Prapto sapaannya.

Prapto menambahkan, kerugian yang dialami pemilik toko cukup besar, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

“Kemungkinan besar pelakunya orang yang sama, namun kami belum bisa memastikan, dan dari kejadian ini korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta,” tambahnya.

Aksi yang paling memprihatinkan terjadi pada Kamis dini hari, ketika para guru di TK Cinta Rosul 1 mendapati tempat tabungan siswa dalam kondisi rusak, dan uang yang selama ini ditabung oleh siswa, hilang seluruhnya.

“Sebanyak 19 celengan (tempat tabungan) mengalami kerusakan dan uang di dalamnya ikut hilang,” jelas Prapto.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga, mengingat uang yang dicuri merupakan hasil tabungan para siswa. Warga pun semakin khawatir jika aksi serupa kembali terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kecamatan bersama warga berencana kembali mengaktifkan ronda malam di lingkungan desa.

Sementara itu, Kapolsek Sekar, AKP Bambang Junot Handoko mengatakan, pihaknya telah mendengar adanya kasus pencurian tersebut. Namun hingga saat ini laporan resmi dari warga belum diterima.

"Kemarin saya cek, belum ada laporan yang masuk,” ujar Kapolsek Sekar.

Meski demikian, AKP Bambang mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga, terutama kendaraan bermotor.

"Kami sering menghimbau warga agar ketika malam hari kendaraan bermotor mereka agar di parkir di dalam rumah, karena di Sekar itu masih banyak kendaraan yang di parkir di halaman rumah yang tak berpagar, itu memudahkan pencuri untuk melakukan pencurian," pungkasnya. [riz/mad]