Bojonegoro Terima Penghargaan APE Dari Menteri P3A
Prestasi membanggakan diraih oleh Kabupatan Bojonegoro, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro.
Prestasi membanggakan diraih oleh Kabupatan Bojonegoro, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro.
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bojonegoro berkerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) melakukan sosialisasi e-Simfoni (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak), Jumat (7/12/2018) di Kantor P3A Jalan Pahlawan.
Sebanyak 55 siswa kelas X dan XI SMAN 3 Bojonegoro mengikuti pelatihan menulis, diantara dengan materi "Menulis Esai". Kegiatan berlangsung di aula sekolah yang ada di Jalan Monginsidi Kota Bojonegoro, Rabu (5/12/2018).
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bojonegoro kini diubah menjadi Pusat Pelayanan Terpadu Pelindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Hal itu telah disosialisasikan saat acara rapat Program Kerja P3A di kantornya, Jalan Pahlawan, Selasa (23/10/2018).
SMK Negeri 3 Bojonegoro kembali membuat inovasi baru dalam proses kegiatan belajar mengajar. Puluhan siswa yang tergabung dalam kelas industri Axioo hari ini, Kamis (16/8/2018) melaksanakan perakitan laptop secara mandiri.
Persibo Bojonegoro akan melawan Blitar Poetra dalam laga lanjutan putaran ke dua Liga 3 Regional Jawa Timur Grup C di Stadion Gelora Panataran, Minggu (22/7/2018). Ini adalah laga hidup dan mati bagi kedua tim.
Hasan Basri menjadi bintang kemenangan Persibo Bojonegoro, usai tiga golnya turut membawa timnya mengalahkan Perspa Pacitan 4-2 dalam lanjutan Liga 3 Regional Jawa Timur grup C di Stadion Pacitan, Rabu (11/7/2018) sore.
Usai menerima gaji 14 Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kabupaten Bojonegoro, pada bulan Juni lalu, di bulan Juli ini PNS juga menerima Gaji 13 yang anggaranya mencapai Rp44 milyar rupiah. Adapun pencairan gaji 13 itu sudah bisa dilakukan sejak Senin (2/7/2018) kemarin usai para PNS itu mencairkan gaji yang diterimanya diterimanya setiap bulannya.
Minimnya angka keiikutsertaan KB Pria itu dikarenakan masih banyaknya pria yang mengganggap KB itu hanya untuk wanita. Tidak hanya itu, masih banyak pria yang menganggap pria yang ikut KB itu karena terkena penyakit.
Minimnya angka keikutsertaan Metode Operasi Pria (MOP) atau KB Pria di Kabupaten Bojonegoro pada 2017 lalu, membuat Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, terus melakukan soalisasi KB pria tersebut ke bebrapa kecamatan.