Skip to main content

Category : Pendidikan & Kesehatan


36.845 Peserta PBI BPJS Kesehatan di Bojonegoro Dinonaktifkan

Sebanyak 36.845 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Bojonegoro tercatat mengalami penonaktifan kepesertaan. Penonaktifan tersebut merupakan dampak pemutakhiran data penerima bantuan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Karya Seni, Bukan Karya AI: Pesan SMKN 1 Bojonegoro untuk Generasi Muda di HJB ke-349

Komik manual, totebag lukis, hingga desain kaus bergambar komik menjadi bagian dari karya yang dipamerkan SMKN 1 Bojonegoro di Alun-Alun Bojonegoro. Melalui karya siswa dan alumni Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), sekolah tersebut mengajak generasi muda tetap mengasah kreativitas di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Tim BRIN Kembangkan Model Eco-Ethno Pedagogy Berbasis Sasi Maluku untuk Perkuat Ekoliterasi Murid

Tim peneliti dari Pusat Riset Pendidikan, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengembangkan model pembelajaran berbasis kearifan lokal Sasi Maluku untuk memperkuat perilaku ekoliterasi murid. Penelitian tahun 2026 ini mengusung judul “Pengembangan Model Eco-Ethno Pedagogy Berbasis Kearifan Nilai-Nilai Sasi Maluku untuk Meningkatkan Perilaku Ekoliterasi: Transformasi Budaya Lokal Menuju Konteks Global”.

Tingkatkan Kompetensi Digital, 78 Guru di Trucuk Belajar Koding dan AI

Sebanyak 78 guru sekolah dasar di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Workshop Pengimbasan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Mori II tersebut menjadi upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan.

Sekolah Rakyat

Guru Agama di Sekolah Rakyat akan Dites Kemampuan Baca Kitab Suci

Kementerian Sosial bersama Kementerian Agama mempersiapkan pelaksanaan wawancara pada Seleksi Calon guru Agama pada Sekolah Rakyat. Guru pendidikan agama nantinya akan diuji kemampuannya dalam membaca kitab suci agama masing-masing.