Masuki Tahun Kedua, Kelas Industri Hino di SMKN Kasiman Seleksi 25 Murid
Kepala SMKN Kasiman bersama perwakilan PT Duta Cemerlang Motors, dengan Kai SMK Cabdindik Wilayah Bojonegoro, dan peserta Kelas Industri Hino tahun kedua. Sebanyak 25 siswa terpilih setelah melewati seleksi tingkat sekolah dan perusahaan (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebanyak 25 murid SMKN Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, terpilih mengikuti Kelas Industri Hino tahun kedua setelah melewati seleksi berjenjang di tingkat sekolah dan PT Duta Cemerlang Motors.

Program yang merupakan hasil kerja sama SMKN Kasiman dengan PT Duta Cemerlang Motors tersebut diluncurkan pada 29 September 2026. Para murid terpilih mulai mengikuti pembelajaran Kelas Industri pada 1 Oktober 2026 dengan masa program kurang lebih satu tahun.

Kepala SMKN Kasiman, Eko Ratmianto, menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Sekolah terlebih dahulu menggelar seleksi internal untuk menjaring murid yang dinilai layak mengikuti program industri tersebut.

"Seleksi tahun ini berbeda. Kami melakukan seleksi internal di tingkat sekolah yang diikuti 63 murid dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Ototronik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 murid lolos dan kami daftarkan untuk mengikuti seleksi di PT Duta Cemerlang Motors," jelas Eko kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (17/10/2026).

Dari 45 murid yang mengikuti seleksi di perusahaan, sebanyak 25 murid dinyatakan lolos. Mereka terdiri dari 24 murid laki-laki dari dua kompetensi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Ototronik, serta satu murid perempuan dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan.

Menurutnya, seleksi berjenjang tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memastikan peserta Kelas Industri memiliki kesiapan mengikuti pembelajaran yang dirancang bersama mitra industri.

Setelah melalui tahapan seleksi, para murid mulai menjalani pembelajaran Kelas Industri pada 1 Oktober 2026. Program ini berlangsung kurang lebih satu tahun dan mencakup rangkaian kegiatan pembelajaran, praktik kerja lapangan (PKL), hingga asesmen untuk mengevaluasi kompetensi murid.

Melalui program tersebut, SMKN Kasiman berupaya mendekatkan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Murid tidak hanya dituntut menguasai materi sesuai kompetensi keahlian, tetapi juga diharapkan mampu beradaptasi dengan standar kerja dan perkembangan teknologi di sektor otomotif.

Kerja sama dengan PT Duta Cemerlang Motors menjadi bagian dari penguatan pendidikan vokasi agar kompetensi yang dipelajari siswa semakin relevan dengan kebutuhan industri. Keterlibatan perusahaan dalam proses seleksi juga menjadi salah satu tahapan untuk menjaring peserta yang sesuai dengan kriteria program.

Bagi SMKN Kasiman, keberlanjutan Kelas Industri Hino hingga tahun kedua menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan lulusan yang lebih kompeten. Selain keterampilan teknis, murid perlu membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan sikap profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Dengan masa pembelajaran sekitar satu tahun, program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih terarah bagi para peserta. Kolaborasi antara sekolah dan industri pun diharapkan terus berkembang sehingga pendidikan vokasi dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor otomotif. [feb/mad]