Investasi Politik
Indonesia bercita-cita mencapai Indonesia Emas 2045. Namun, mari kita berbicara jujur: mungkinkah Indonesia menjadi negara maju jika rakyatnya sengaja dibiarkan buta politik?
Indonesia bercita-cita mencapai Indonesia Emas 2045. Namun, mari kita berbicara jujur: mungkinkah Indonesia menjadi negara maju jika rakyatnya sengaja dibiarkan buta politik?
Ribuan massa yang mengatasnamakan Paguyuban Relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Bojonegoro, Jalan Veteran. Mereka menuntut agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan dan tidak dihentikan, Senin (22/6/2026) pagi.
Truk tanki air bersih program "Sedekah Air" melakukan dropping air bersih di dua desa yang ada di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Tepatnya Dusun Pepe, Desa Nganti, dan Dusun Sambi Ombyong, Desa Sugihwaras.
LAZISNU PCNU Bojonegoro memulai dropping air bersih ke desa-desa yang membutuhkan, terutama kecamatan-kacamatan di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.
Rangkaian acara Closing Ceremony Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (20/6/2026) sore di Alun-Alun Bojonegoro. Event tahunan yang ketiga kalinya ini sukses menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus panggung pelestarian budaya lokal.
Lomba Mendongeng Imajinasi tingkat SD/MI pada Jumat (19/6/2026) menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro. Mengusung tema “Kain Istimewa Pemberian Raja”, kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang tampil percaya diri membawakan dongeng di hadapan dewan juri.
Jumat (19/6/2026), wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar peserta Lomba Mewarnai dalam rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026. Di tangan mereka, pensil warna dan alat gambar bukan sekadar perlengkapan lomba, melainkan media untuk menumpahkan semangat, kreativitas, sekaligus kecintaan terhadap batik khas daerah.
Banyak produk maupun pelayanan yang ada di Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro. Tidak hanya itu, ada pijat refeleksi tunanetra anggota PDKB, Alek, Imron dan Ali. Per 10 menit hanya Rp20.000. Harga terjangkau itu cukup menemani pengunjung yang ingin beristirahat dan bersantai sejenak.
Panggung megah di Alun-alun Kota Bojonegoro menghadirkan suasana berbeda pada hari kedua Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026, Kamis (18/6/2026) malam. Ribuan pasang mata terpaku menyaksikan parade Fashion Show Batik Evening Gown yang menjadikan kain tradisional bukan sekadar busana, melainkan karya seni yang hidup dan memukau.
Hari ketiga pelaksanaan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro semakin ramai. Event pameran terbesar yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro diikuti banyak UMKM dan komunitas pemilik batik. Salah satunya dari Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB). Pada BWBF 2026, PDKB bergabung dengan Dekranasda Bojonegoro, yakni berkolaborasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro.