Zona Merah di Jatim Bertambah
Setelah wilayah Bangkalan yang menjadi Zona Merah, Rabu (23/6/2021) ada tambahan lagi 2 zona merah di Provinsi Jawa Timur.
Setelah wilayah Bangkalan yang menjadi Zona Merah, Rabu (23/6/2021) ada tambahan lagi 2 zona merah di Provinsi Jawa Timur.
Merangkaknya kembali angka Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali mengeluarkan surat edaran (SE) berisi pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan kembali posko penanganan corona virus disease 2019 pada tingkat desa dan kelurahan.
Sebanyak 49 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bojonegoro membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur zonasi tahun ajaran 2021-2022. Rencananya PPDB jalur zonasi itu akan diumumkan pada Sabtu (12/6/2021).
Lima dinas perintis dan bebas korupsi terus dikaji ulang dengan harapan akan mencapai target zona integritas wilayah bebas korupsi. Kini bupati Bojonegoro dalam sambutannya ketika menghadiri apel mengatakan, mempunyai target pembangunan yang sangat maksimal.
Jawa dan Bali Masih Dominasi Kabupaten/Kota Zona Merah
Masuk Zona Merah, Jam Malam Kembali akan Diberlakukan
Jumlah kasus baru di Kabupaten Bojonegoro masih terus bertambah. Dari data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (22/12/2020) ada tambahan 37 kasus baru.
COVID-19 masih mengintai, namun di sisi lain banyak di antara kita mulai terlihat lengah dan abai dengan protokol kesehatan dan menyebabkan masih banyak kabupaten/kota terjebak di zona merah atau zona oranye.
Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 ini menuai polemik termasuk orang tua siswa, terkait pemberlakuan sistem zonasi. Sehingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta sistem zonasi dihapus.