Kabel-kabel di tepi jalan dan ada membentang menyebrang, begitu semrawut di Kabupaten Bojonegoro. Selain kabel listrik, juga kabel dari jaringan provider yang sekenanya memasang tanpa diatur.
Dengan mengusung tema "Kita Wujudkan Pendidikan Partisipatif Menuju Masyarakat Bojonegoro yang Inklusif", peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Kabupaten Bojonegoro, yang dilaksanakan di Pendopo Malowopati Bojonegoro, (2/12/2025). Acara ini tak hanya menjadi momen seremonial saja. Tapi menjadi penegasan komitmen Bojonegoro untuk merangkul setiap semua warganya.
Pengurus organisasi kemahasiswaan daerah asal Bojonegoro di Kota Semarang, MABES (Mahasiswa Bojonegoro di Semarang) resmi dilantik kemarin. Kegiatan di Pendopo Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang itu mengambil tema "Mewujudkan Peran Mahasiswa Daerah Bojonegoro di Semarang yang Adaptif dan Inovatif dalam Menghadapi Tantangan Zaman".
Fenomena langit langka ini tampak semakin mempesona dengan latar bunga tabebuya yang sedang mekar di sudut Jalan Teuku Umar, Kota Bojonegoro. Perpaduan langit malam dan keindahan kota tersaji dalam satu bingkai menawan. [toa/mad]
Festival Olahraga Tradisional Bojonegoro 2025 (FORTABEST 2025) yang digelar meriah oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro, mempertandingan tingkat sekolah se Bojonegoro.
Festival Olahraga Tradisional Bojonegoro 2025 (FORTABEST 2025) berlangsung meriah dengan partisipasi lebih dari 1.300 peserta dari berbagai instansi, OPD, dan kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KORMI Bojonegoro, festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus pembinaan olahraga masyarakat yang sarat nilai kebersamaan.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bojonegoro sukses menggelar Festival Olahraga Tradisional Bojonegoro 2025 (FORTABEST 2025). Mengangkat tema Energi, Sportivitas, & Tradisi, festival ini menjadi ajang pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan olahraga masyarakat di tingkat kabupaten.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, menghadiri secara langsung Festival Olahraga Tradisional Bojonegoro 2025 (FORTABEST 2025), yang digelar meriah oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran Menpora menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur, sekaligus bentuk apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam melestarikan budaya olahraga tradisional Indonesia.
Maraknya penjual makanan dan minuman yang menawarkan berbagai rasa, dapat menyebabkan konsumsi gula berlebih. Gula yang dikonsumsi akan di simpan sebagai cadangan kalori, dan jika gula menumpuk dan lama tidak digunkan maka akan menjadi lemak, dan inilah yang menimbulkan masalah kesehatan.
Setiap orang tua pasti khawatir jika anaknya memakan jajanan yang kurang sehat. Oleh karena itu, Bunda waspadalah terhadap jajanan yang berpotensi merusak kesehatan tubuh.