Terdampak Pandemi, Pemasaran Tas Anyaman Mengalami Penurunan Drastis
Di masa pandemi Covid-19, banyak sekali para pelaku usaha atau bisnis yang terdampak, hingga akhirnya mengurangi produksi atau ada yang hingga bangkrut dan berhenti total.
Di masa pandemi Covid-19, banyak sekali para pelaku usaha atau bisnis yang terdampak, hingga akhirnya mengurangi produksi atau ada yang hingga bangkrut dan berhenti total.
Seni anyaman merupakan kerajinan yang membutuhkan kelihaian tangan untuk membentuk suatu benda yang indah dan menarik. Bahan-bahan yang dipakai untuk anyaman berupa bilah bambu, daun pandan, janur, rotan, atau kulit binatang.
Pemanfaatan bahan baku alam di sekitar lingkungan, nyatanya mampu menghasilkan omzet fantastis. Hal itu dilakukan oleh hasil tangan kreatif, Mahfud Efendi, pria asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.
Peringatan hari jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) Ke-343 yang jatuh pada Selasa, (20/10/2020). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro gelar perhelatan berupa upacara hari jadi dan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro.
Masyarakat Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro selain berkebun dan memiliki peternakan, masyarakat juga ada yang menekuni kerajinan tangan khususnya rinjing yang juga sebagai salah satu produk dari desa setempat, tepatnya di Dusun Kembangan.
Siapa yang tidak tahu bambu. Keberadaan pohon tersebut melimpah ruah di Bojonegoro. Pohon bambu mudah tumbuh tanpa perawatan dan dengan sentuhan kreatifitas, batang-batang bambu dapat disulap menjadi kerajinan yang memiliki nilai lebih.
Anyaman merupakan salah satu kesenian tradisional asal nusantara. Selain sebagai kesenian, anyaman ternyata juga bisa jadi bisnis yang sangat potensial untuk digeluti. Seperti yang dilakukan oleh sebagian warga Desa Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro ini.
Bahan baku bambu yang melimpah di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, diubah menjadi berbagai anyaman dengan nilai jual yang lumayan. Sehingga Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan membuat anyaman bambu di desa setempat.
Pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Aliyah (MA) At-Tanwir Kecamatan Sumberjo, mengisi waktu libur sekolah dengan berkunjung ke Rumah Kreasi yang ada di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, untuk pelatihan anyaman plastik bekas, Selasa (10/3/2018).