Hujan Deras, Ruas Jalan di Kota Kembali Banjir
Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro tadi siang selama berjam-jam membuat sejumlah ruas jalan di kota terendam banjir diduga lantaran drainase yang buruk, Rabu (22/2/2017)
Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro tadi siang selama berjam-jam membuat sejumlah ruas jalan di kota terendam banjir diduga lantaran drainase yang buruk, Rabu (22/2/2017)
Walaupun lambat, tetapi tinggi muka air Bengawan Solo terus menunjukkan kenaikan. Sampai Rabu (22/2/2017) siang, tepatnya pukul 12.00 WIB, di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro mencapai 12.07 peilschaal.
Tinggi muka air Bengawan Solo hingga malam masih terus naik. Bahkan, di papan duga atau papan ukur Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro sudah hampir mencapai 12.00 phielschall.
Sejak pagi tadi, tren tinggi muka air di Bengawan Solo mengalami kenaikan signifikan. Penyebab utama, ditengarai karena hujan yang mengguyur sejak kemarin malam di hulu dan ditambah hujan lokal.
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Bojonegoro khususnya bagian selatan, membuat Kali Pacal meluap. Akibatnya, jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Balen dan Sugihwaras tergenang banjir.
Molornya proyek pintu air pengendali banjir di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, membuat PT Daya Patra harus bekerja keras. Pasalnya selain kena penalti, rekanan tersebut juga terancam putus kontrak.
Pintu air di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang sampai saat ini belum tuntas dikerjakan oleh kontraktor Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Bojonegoro, sangat penting untuk masyarakat. Sebab, ada dua fungsi yang bisa dirasakan jika nanti sudah bisa dipakai.
Meskipun sudah masuk tahun 2017, proyek pengerjaan pintu air di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, sampai saat ini baru mencapai 90 persen. Alasan dinas terkait, molornya pengerjaan proyek miliaran rupiah tersebut karena banjir yang beberapa kali terjadi.
Sejak kemarin, kondisi air Bengawan Solo terus menunjukkan penurunan signifikan, sampai melepas status Siaga Hijau atau Siaga I. Sebab, tinggi muka air terpantau telah di bawah 13.00 phielscall.
Assosiasi Pelatih Marching Band (APMB) Jawa Timur Cabang Bojonegoro melakukan Latihan Bersama (Latber) di Pondok Pesantren Darussalam Dungmas Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (19/2/2017).