Mulai 1 Juli BBM Jenis ini Naik
PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax, Pertamina Dex, pertamax Turbo, dan Dexlite mulai hari ini, 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB.
PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax, Pertamina Dex, pertamax Turbo, dan Dexlite mulai hari ini, 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB.
Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Bojonegoro aman dan tercukupi hingga hari raya Idul Fitri ke 7 (H+7).
Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi meningkat selama Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk penyaluran dua bahan kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Timur- Bali-Nusa T
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan lagi. Kenaikan tersebut sejumlah Rp200 per liter dari harga sebelumnya yaitu menjadi Rp7.800 per liternya.
PT Pertamina menggelar program "Pertalite Lucky Dip" pada Senin (5/2/2018) di SPBU 51.601.65 Jalan Jemursari No 113, Kota Surabaya. Program tersebut dilakukan sebagai bentuk kampanye penggunaan bahan bakar non subsidi sekaligus wujud apresiasi kepada pelanggan setia Pertalite.
Belakangan ini, masyarakat semakin terbiasa dengan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan. Baik mobil maupun sepeda motor. Terutama di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis pertalite mengalami kenaikan yaitu Rp100 dari harga semula Rp7.500 menjadi Rp7.600 per liter.
Perkembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami pertambabahan. Saat ini berjumlah 21 SPBU yang tersebar di berbagai wilayah Bojonegoro.
Stok ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Bojonegoro pada liburan natal hingga memasuki tahun baru 2018 mendatang terbilang aman. Pasalnya untuk ketersedian BBM pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus mendapatkan pasokan.
Selain sistem keamaan yang belum terjaga, takaran pompa Bahan Bakar Minyak (BBM) di pertamini atau Pom kecil juga belum terkurur. Di alat digital tersebut hanya tertulis jumlah harga pembelian sedangkan berapa takaran tidak ada.