#blokBojonegoroTV
Tambang Pasir Bengawan Solo Marak, Awas Longsor...!
Penambang pasir di Bengawan Solo masih marak, terutama di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Diantara desa yang jadi sasaran, ada Desa Sarangan, Cangaan dan Kabalan.
Penambang pasir di Bengawan Solo masih marak, terutama di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Diantara desa yang jadi sasaran, ada Desa Sarangan, Cangaan dan Kabalan.
Aksi nekat warga menyebrang dengan mobil di atas perahu tradisional tersebut adalah yang pertama kali. Itulah yang dikatakan warga sekitar penyebrangan perahu tradisional di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Bersamaan dengan kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke Bojonegoro, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban untuk membangun infrastruktur jembatan. Acara berlangsung di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jumat (24/5/2019). MoU dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dengan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, dan juga Gubernur Jatim Khofifah.
Musim hujan dapat dipastikan Bengawan Solo akan meluap. Seperti tanggal 5 hingga 10 Maret 2019 sempat mencapai Siaga Kuning. 9 dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro sebagian wilayahnya terendam. Total 48 desa.
Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro berdampak pada ratusan hektar lahan pertanian milik warga di 17 kecamatan. Bahkan beberapa petani terpaksa harus memanen lebih awal padinya agar tidak merugi.
Pertamina bergerak aktif memberikan bantuan bagi korban terdampak banjir yang menerjang wilayah Madiun dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir.
Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo sudah dirasakan warga Bojonegoro di 45 desa yang tersebar di sembilan kecamatan. Ketinggian air berkisar 10 hingga 50 centimeter.
Hingga malam ini, Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo wilayah Bojonegoro cenderung stabil. Lima jam terakhir, mulai pukul 18.00 hingga pukul 22.00 Wib, TMA Bengawan Solo pada posisi siaga kuning, Jumat (8/3/2019).
Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo wilayah Bojonegoro cenderung naik. Tiga jam terakhir, mulai pukul 16.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib, TMA mengalami kenaikan, Jumat (8/3/2019).
Jalan di utara Terminal Rejekwesi Kota Bojonegoro tergenang, tepatnya akses menuju Jalan Pondok Pinang (Pondok Bambu). Genangan air mulai kemarin, yakni saat air Bengawan Solo meluber dan kiriman anak sungai juga besar. Beberapa pemancing mendapar info ada kolam lele kebanjiran dan ikan lepas. Termasuk di sungai di Jantung Kota Bojonegoro, turut Desa Sukorejo. Aneh memang, di tengah hilir mudik pengendara motor dan mobil yang melintas, pemancing tetap tenang.