#InfoGrafis
Badan POM Keluarkan EUA untuk Vaksin Sinovac Produksi Bio Farma
Badan POM keluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin COVID-19 Sinovac yang diimpor dalam bentuk bulk (curah) dan diolah oleh Bio Farma.
Badan POM keluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin COVID-19 Sinovac yang diimpor dalam bentuk bulk (curah) dan diolah oleh Bio Farma.
Hingga 2 Februari 2021, Indonesia sudah menerima total bahan baku vaksin COVID-19 dari Sinovac sebanyak 25 juta dosis untuk diproduksi sebagai vaksin jadi.
Angka rasio pemulihan (recovery rate) kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat dari minggu lalu di angka 83,92% menjadi lebih dari 84% pada minggu ini. Selain itu telah lebih dari 3,5 juta penduduk Indonesia yang diuji PCR (swab) dengan hasilnya, rasio positif COVID-19 hanya mencapai 14%, atau lebih banyak negatif COVID-19 daripada yang positif. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah mencanangkan memperkuat pelacakan kontak (tracing) dengan target rasio 1:30, yang artinya dari satu pasien positif, maka 30 kontak terdekat pasien akan dilacak.
Vaksin menjadi alat paling efektif untuk menghadapi penyakit infeksi, mencegah terjadinya epidemi maupun pandemi penyakit dan mengeradikasi penyakit menular. Melalui program Imunisasi masal, vaksin terbukti menekan penularan virus campak (measles) dan rubella (campak jerman) menggunakan vaksin MR. Faktor edukasi yang berkesinambungan dan konsisten juga harus dilakukan, untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya imunisasi. Tidak semua kalangan masyarakat mampu menerima vaksin dengan suka rela sebagai hal yang positif dan melindungi.
Bio Farma Siap Produksi Vaksin 17 Juta