Skip to main content

Category : Tag: Bojonegor


Tiga Pilar Penopang Bojonegoro Semakin Matoh

Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya. Untuk itu pada tulisan kali ini saya menawarkan tiga pilar yang nantinya dapat dijadikan sebagai penopang Kabupaten Bojonegoro agar semakin matoh. Pilar tersebut yaitu:

PKPT IAI Sunan Giri Peringati Harlah NU Ke 94

Peringati Hari Ulang (HARLAH) Nahdlatul Ulama' (NU) yang ke-94, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro menggelar serangkain acara di Musola IAI Sunan Giri, Rabu (19/4/2017)

UNBK Susulan SMKN 1 Bojonegoro Diikuti 2 Jurusan

Pelaksanaan UJian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dilaksanakan hari ini, Rabu (19/4/2017). Ujian susulan tersebut, diikuti sebanyak 256 siswa dari 5 SMK di Kabupaten Bojonegoro.

Istighotsah dan Do'a Bersama Forkopimda

Warga Bojonegoro Banjiri Masjid Agung

Di saat Kota Jakarta melaksanakan Pilkada putaran ke dua, Rabu (19/4/2017), berbeda di Kabupaten Bojonegoro yang mengadakan istighosah dan do'a bersama di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro. Tidak hanya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tapi ribuan masyarakat di Kota Ledre membanjiri masjid agung untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Blok Buku

Belajar Kepemimpinan dari Bojonegoro

Sebagai salah satu daerah yang dulunya dipandang miskin, kolot dan sangat dekat dengan konflik, Bojonegoro berangsur berubah. Dengan role model yang diterapkan Bupati Bojonegoro, Suyoto (Kang Yoto), gaung dari kota ledre ini perlahan menunjukan tajinya. Akses jalan rusak membaik, pendidikan berangsur meningkat dan pelan tapi pasti masyarakatnya juga kian memahami konteks masalah yang tengah mendera. Lantas apa yang membikin demikian bisa terjadi?

Curi Ponsel dan Uang di Toko, Pemuda Ledok Dibekuk Polisi

Meski sempat kabur dari kejaran pemilik toko, Copet alias Lontong (21) warga Jalan KH. Manshur Kelurahan Ledok Kulon akhirnya harus meringkuk di sel Mapolres Bojonegoro. Dia ditangkap petugas setelah mencuri handphone dan uang di komplek pertokoan Podomoro Desa Pacul, Kota Bojonegoro. Kasat Reskrim Polres Bojon

Peringati Harlah, PC PMII Bojonegoro Gelar Refleksi

Dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-57, aktivis pergerakan di Kabupaten Bojonegoro mengadakan refleksi. Kegiatan yang diikuti seluruh kader dan alumni diadakan di sekretariat cabang PC PMII Bojonegoro, Senin (17/4/2017) malam.

Nasi Kucing Warmindo H. Sukidjan Tak Pernah Sepi

Jika anda melewati jalan Gajah Mada, tepatnya Setasiun Kereta Api Kota Bojonegoro ke barat sampai di traffic light, lihatlah ke selatan ruko paling barat menghadap ke utara ada warung yang selalu ramai pembeli. Jangan lewatkan untuk mampir sejenak di Warung Makan Indomie (Warmindo) H. Sukidjan (almarhum), untuk mencicipi nikmatnya Nasi Kucing yang mempunyai rasa khas dengan rajicak sambal goreng tahunya.