Berita Foto
Setelah Angin Kencang, Benahi Genteng Atap Rumah
Angin kecang menyapu beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya, puluhan rumah rusak, Senin (29/9/2025).
Angin kecang menyapu beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya, puluhan rumah rusak, Senin (29/9/2025).
Puluhan rumah di Kabupaten Bojonegoro rusak, usai diterjang angin kencang yang melanda sejumlah wilayah. Peristiwa yang berlangsung singkat ini, tak hanya merusak rumah warga, namun Pujasera dan fasilitas Pasar Wisata Bojonegoro turut rusak, Senin (29/9/2025).
Walaupun musim kemarau, ada beberapa titik wilayah di Jawa Timur yang sejak 12-17 September terpapar cuaca ekstrem. Diantaranya Kabupaten Bojonegoro. Setiap siang atau sore, beberapa wilayah telah hujan dan tidak sedikit yang melihat kilatan petir menyambar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem saat beraktivitas luar. Hal ini menyusul imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda terkait cuaca ekstreem di Jawa Timur yang diperkirakan terjadi pada tanggal 10 - 17 Sept 2025.
Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya patut mewaspadai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur.
Pencairan oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain, dihentikan saat malam mulai tiba. Sebab, kondisi Bengawan Solo yang gelap menjadi salah satu faktor utamanya.
Diduga tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain tengah mencari keberaaan Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025).
Laporan orang tenggelam masuk di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro. Yakni Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025) siang.
Krisis air bersih mulai melanda sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro. Untuk mengatasi dampak dari musim kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mulai mendistribusikan air bersih.
Saat panik dan bingung, biasanya lupa mengambil langkah-langkah cepat. Termasuk mencari siapa yang dihubungi terdekat dan tercepat, serta nomor yang dimiliki.