Waspada Banjir Bengawan Solo
Hujan Lebat Merata, Air Bengawan Solo Naik
Sempat surut cukup tajam, sejak semalam kenaikan debet air Bengawan Solo meningkat sangat cepat. Bahkan, tidak sampai 12 jam, kenaikan sampai 1 meter.
Sempat surut cukup tajam, sejak semalam kenaikan debet air Bengawan Solo meningkat sangat cepat. Bahkan, tidak sampai 12 jam, kenaikan sampai 1 meter.
Air kiriman dari hulu terus menambah debet tinggi air sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, pukul 21.00 WIB, ketinggian air di papan ukur Kota Bojonegoro telah menunjukkan Siaga 2 (Kuning).
Suhu rendah dan lembab saat musim hujan, apalagi Kabupaten Bojonegoro tengah menghadapi cuaca ekstrem, jadi tempat favorit virus dan bakteri penyebab penyakit untuk berkembang biak. Selain itu, lingkungan di musim hujan juga dapat menurunkan sistem imun, sehingga kemungkinan infeksi virus dan bakteri cukup tinggi.
Peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Sidoarjo tentang ancaman cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jawa Timur, mendapat perhatian khusus dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Menyongsong target nasional tahun 2024 dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem, Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko) melaksanakan Kunjungan Kerja dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dalam upaya Optimalisasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) khususnya di Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (12/12).
Hari tanpa bayangan atau kulminasi terjadi di Bojonegoro pada Kamis, 12 Oktober. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap fenomena langka ini berlangsung pada pukul 11.19 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Juanda memprakirakan adanya potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan di Jawa Timur. Sehingga masyarakat diharap waspada, apalagi ketika curah hujan sedang tinggi.
Sebagian petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro, gagal panen. Setidaknya, tembakau di lahan seluas 2.500 hektare mati akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Deklarasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Bojonegoro yang Dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Kepala DPRD Kabupaten Bojonegoro, Kepala Bakorwil Zona 2, Kepala BPS. Sekretaris Daerah beserta jajaran, Kepala OPD Kabupaten Bojonegoro, Camat se-Kabupaten Bojonegoro dan 25 Kepala Desa penerima penanganan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban yang juga menaungi wilayah Bojonegoro dan Lamongan memprediksi bahwa udara panas ekstrem yang terjadi seperti saat ini akan menurun pada awal bulan November 2021 nanti.