#blokBojonegoroTV
Isi Tahun Baru Dengan Berburu Kepompong Ulat Jati
Momen perayaan tahun baru tidak selamanya dimanfaatkan oleh warga untuk pergi berlibur atau bersenang-senang ke tempat wisata.
Momen perayaan tahun baru tidak selamanya dimanfaatkan oleh warga untuk pergi berlibur atau bersenang-senang ke tempat wisata.
Entung merupakan sebutan sejenis ulat kepompong pohon jati, yang biasanya ditemukan di sela-sela daun jati ketika memasuki musim penghujan.
Momen perayaan tahun baru tidak selamanya dimanfaatkan oleh warga untuk pergi berlibur atau bersenang-senang ke tempat wisata.
Musim Hujan Datang Saatnya Berburu Entung (Ulat Jati)
Tidak seperti biasanya, hamparan hutan jati di Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, mendadak ramai Minggu (22/12/2019), pagi. Puluhan warga Nglampin, baik tua dan muda tumpah ruah mencari entung atau kepompong ulat jati di antara dedaunan pohon jati yang telah mengering di atas tanah.
Di sepanjang jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Bubulan terlihat masyarakat ramai-ramai mencari entung di bawah pohon jati.
Fenomena membludaknya populasi ulat yang tersebar di hampir semua wilayah hutan jati, yang berada di titik-titik kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, sempat heboh di masyarakat umum. Warga sekitar hutan Jati, hingga netizen yang mengetahui fenomena tersebut dibuat bergidik sebab ulat-ulat yang bertebaran.
Setiap hujan turun setelah musim kemarau, warga di sekitar hutan Bojonegoro ramai-ramai mencari entung atau ulat jati. Selain untuk dimakan sendiri, ternyata entung tersebut juga ramai diburu oleh warga luar daerah
Berburu entung atau kepompong dari ulat jati ternyata bisa menambah penghasilan. Pasalnya, hewan yang bernama latin Hyblaea puera juga bernilai ekonomis.
Kebahagiaan terlihat jelas untuk warga yang tinggal di dekat kawasan hutan jati. Pasalnya, saat awal musim hujan seperti ini sebagian dari mereka bisa berburu entung atau kepompong ulat jati di hutan.