Selamat..! Kang DF Jabat Kepala Daskrimti
Prestasi moncer ditorehkan putra asli Kabupaten Bojonegoro, Didik Farkhan Alisyahdi. Sebab, tidak lama ia sudah tiga kali mendapatkan promosi jabatan.
Prestasi moncer ditorehkan putra asli Kabupaten Bojonegoro, Didik Farkhan Alisyahdi. Sebab, tidak lama ia sudah tiga kali mendapatkan promosi jabatan.
Belum lama promosi menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Didik Farkhan Alisyahdi sudah kembali dapat jabatan baru. Kali ini sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bali.
Subuh, 15 Agustus 2019. Saya terbangun, ketika mendengar suara Istri saya setengah teriak, "Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun. Pak Totok Arifin meninggal Yah".
Di Amerika Serikat jumlah rumah makan Jepang ada ratusan. Tapi, tahukah anda bila sebagian besar rumah makan itu "dijalankan" koki-koki Indonesia. Bahkan Rata-rata banyak yang dipercaya sebagai "kepala koki". Ya, Master Chef.
Istimewa. Satu kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan kerajinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi. Sebab, kegemarannya menulis berbuah buku. Tidak tanggung-tanggung, buku yang dirilis ini adalah ketiga dengan judul “Jaksa 24 Jam”.
Prestasi menanjak terus ditorehkan putra asal Kabupaten Bojonegoro, Didik Farkhan Alisyahdi. Sekitar 2 tahun ia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, kali ini ia dipromosikan menjabat Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon dan pecel.