#blokBojonegoroTV
Alasan Warga Cuci Jerohan Kurban di Bengawan
Alasan Warga Cuci Jerohan Kurban di Bengawan
Alasan Warga Cuci Jerohan Kurban di Bengawan
Penambang pasir di Bengawan Solo masih marak, terutama di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Diantara desa yang jadi sasaran, ada Desa Sarangan, Cangaan dan Kabalan.
Beberapa hari yang lalu warganet tengah digegerkan dengan mobil berwarna biru yang nekat menyebrang di atas perahu penyebrangan tradisional yang biasa bermuatan sepeda motor. Kejadian tersebut terjadi di penyeberangan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Aksi nekat warga menyebrang dengan mobil di atas perahu tradisional tersebut adalah yang pertama kali. Itulah yang dikatakan warga sekitar penyebrangan perahu tradisional di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Seminggu belakangan ini ramai diperbincangan mobil menyebrang di Bengawan Solo. Aneh dan ngeri.
Bersamaan dengan kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke Bojonegoro, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban untuk membangun infrastruktur jembatan. Acara berlangsung di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jumat (24/5/2019). MoU dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dengan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, dan juga Gubernur Jatim Khofifah.
Mayat seorang perempuan yang tanpa identitas ditemukan mengambang di Bengawan Solo, turut tanah Desa Pilangsari Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/5/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. Mayat perempuan tanpa busana itu ditemukan warga dan langsung dilaporkan kepada kepala desa setempat.
Rencananya, buku Festival Bengawan 2018 tentang rawat ruwat bengawan sebagai tanda untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga kelestarian sungai Bengawan Solo, akan segera dilaunching. Tepatnya Senin (1/4/2019).
Debit air Bengawan Solo yang sempat naik beberapa waktu yang lalu, dan menyebabkan banjir di berbagai wilayah yang ada di Bojonegoro, rupanya dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mencari ikan.
Musim hujan dapat dipastikan Bengawan Solo akan meluap. Seperti tanggal 5 hingga 10 Maret 2019 sempat mencapai Siaga Kuning. 9 dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro sebagian wilayahnya terendam. Total 48 desa.