Pentas Budal Bojonegoro
Campursari Moroseneng Tampil di Pentas Budal Bojonegoro di Taman Lokomotif
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro kembali menggelar Pentas Seni Budaya Lokal (Pantes Budal), Sabtu (18/04/2026) malam.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro kembali menggelar Pentas Seni Budaya Lokal (Pantes Budal), Sabtu (18/04/2026) malam.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro bersama Perkumpulan Pamong Seni Budaya Bojonegoro (PPSBB) mengadakan Pantes Budal (Pentas Seni Budaya Lokal) Volume 2. Kegiatan seni budaya ini digelar di Taman Rajekwesi, Sabtu (4/4/2026) malam.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro Tahun 2026. Kompetisi ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus berkontribusi dalam mempromosikan potensi Geopark Bojonegoro melalui karya musik yang inspiratif dan berkarakter.
Rasa rindu pada kampung halaman justru menemukan jalannya ketika berada di luar negeri. Pengalaman mendampingi mahasiswa KKN di Malaysia dan Thailand menjadi titik awal lahirnya lagu “Warisan Nusantara”, karya M. Tsabiqul Fikri.
Minggu kedua Februari 2026, tim gabungan melaksanakan Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau (Dendrobium Capra) di kawasan hutan jati Bojonegoro, meliputi RPH Sukun, RPH Dodol, serta area makam dekat Terminal Betek Kecamatan Gondang.
Pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Bojonegoro terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Pada Minggu kedua Februari 2026, tim gabungan melaksanakan Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau (Dendrobium Capra) di kawasan hutan jati Bojonegoro, meliputi RPH Sukun, RPH Dodol, serta area makam dekat Terminal Betek Kecamatan Gondang.
Di momen bersejarah itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sekaligus memberikan penghargaan pada tujuh (7) tokoh inspiratif di Kabupaten Bojonegoro. Tokoh inspiratif ini dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam menjaga eksistensi kekayaan bumi dan budaya di Bojonegoro. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam bidang konservasi, edukasi, dan penelitian.
Persiapan Geopark Bojonegoro menuju UNESCO Global Geopark (UGGp) dikemas melalui sarasehan digelar Senin (19/01/2026), tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga ruang penguatan pemahaman filosofi geopark dari para pakar internasional. Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai prinsip dasar pengelolaan geopark berstandar global.
Pemkab Bojonegoro terus memantapkan langkah dalam mengantarkan Geopark Bojonegoro menuju pengakuan dunia sebagai bagian UNESCO Global Geopark (UGGp). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sarasehan Persiapan Geopark Bojonegoro menuju UNESCO Global Geopark, yang digelar Senin (19/01/2026) di Hotel Aston Bojonegoro.
Selama beberapa hari di Kabupaten Bojonegoro, Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp mengunjungi beberapa objek wisata geologi kemarin. Pakar geologi asal Malaysia ini mengapresiasi kekayaan geologi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.