GMNI Buka Sekolah Energi, Bupati: Ini Langkah Progresif untuk Kader
Energi menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Seluruh element masyarakat sangat membutuhkan energi demi hajat hidup masyarakat dunia.
Energi menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Seluruh element masyarakat sangat membutuhkan energi demi hajat hidup masyarakat dunia.
Pengaruh paham radikalisme tengah menjadi ancaman yang meluas di masyarakat. Paham yang menonjolkan praktik intoleransi ini telah menyebar, melalui berbagai cara dan hampir berada di semua sektor.
Dalam rangka memperingati diesnatalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang ke 68, DPC GMNI Bojonegoro langsungkan prosesi pelantikan pengurus tetap periode 2021-2023.
Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bojonegoro menggelar Konfercab ke X (sepuluh), Selasa (28/12/2021) di Aula BLK Kabupaten Bojonegoro.
Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bojonegoro mengadakan konferensi cabang (Konfercab) perdana, Jum'at (30/4/2021). Hasilnya merumuskan kesepakatan bersama, memilih Donny Bayu Setiawan menahkodai alumni GMNI Bojonegoro 2021-2026.
Undang-Undang (UU) Cipta Kerja telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 05 Oktober 2020, akan tetapi dalam pengesahannya banyak menuai penolakan dari berbagai kalangan, terutama organisasi buruh.
Angga Nur Cahya Putra dan Irfan Aftoni terpilih sebagai ketua dan sekretaris DPC GMNI Bojonegoro periode 2019-2021. Konfercab ke IX ini berlangsung di Aula Dekopinda Kabupaten Bojonegoro, Minggu (15/12/2019) dengan mengusun tema 'Memperkokoh pondasi dan merumuskan platform GMNI Bojonegoro dalam menghadapi tantangan zaman'. Keduanya terpilih secara aklamasi.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro, kembali mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk menanyakan tindak lanjut dari empat petisi yang sebelumnya dituntut, saat aksi yang dilakukan pada 28 Januari lalu.
Beberapa kasus korupsi di Kabupaten Bojonegoro yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro dianggap belum tuntas. Sehingga Aktifis Mahasiswa demo ke Kantor Kejari setempat, Senin (28/1/2019).
Sejumlah mahasiswa dari Persatuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro mendesak untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Bojonegoro.