Momen Idul Adha, Penjualan Arang dan Tusuk Sate Tinggi
Momen Idul Adha, banyak warga yang membuat sate, hal itu memberikan berkah bagi pedagang arang. Dua hari belakangan ini penjual arang terus kebanjiran pembeli.
Momen Idul Adha, banyak warga yang membuat sate, hal itu memberikan berkah bagi pedagang arang. Dua hari belakangan ini penjual arang terus kebanjiran pembeli.
Hari Raya Idul Adha 2017, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bojonegoro stabil. Berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com di beberapa pasar tradisonal, Jumat (1/9/2017) harga beberapa komoditas masil stabil bahkan terpantau turun.
Peminat perhiasan tiruan atau imitasi terus bertambah. Hal itu disebabkan karena model perhiasan imitasi juga terus mengikuti trend yang berkembang saat ini. Penjualan sendiri banyak didominasi kalangan ibu rumah tangga (IRT). Hal ini disebabkan, perhiasan emas imitasi yang tak kalah menarik dan lebih murah, sehingga menjadikan banyak konsumen IRT terdorong untuk mengenakannya.
Malam takbir Hari Raya Idul Adha tahun 2017 penjual hewan kurban makin giat melakukan transaksi, pasalnya malam moment terakhir di tahun ini sebelum hari Raya kurban. Bahkan ada beberapa yang rela banding harga dibanding harga kemarin.
Hari Raya Idul Adha semakin dekat, sejumlah pedagang hewan kurban mulai menuai berkah. Penjualan mulai mengalami peningkatan memasuki pekan akhir ini. Pembeli yang datang tidak hanya datang dari wilayah Bojonegoro saja namun juga luar kota seperti Tuban, Lamongan, dan Ngawi.
Harga bawang merah mulai turun. Turunnya harga dipengaruhi panen raya yang mulai terjadi di sejumlah daerah di Kecamatan Kedungadem. Harga bawang merah di sejumlah petani saat ini djual dengan harga Rp15.000 per kilogramnya.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 10 Dzuhijah 1438 H/2017 M harga cabai rawit di Kecamatan Sekar mengalami penurunan.
Awal pekan ini harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT. Aneka Tambang Tbk (Antam), pagi ini dibuka naik Rp1.000, sementara hal yang sama juga terjadi untuk harga buyback.
Harga beras di sejumlah Pasar Tradisional Bojonegoro kembali naik, mulai dari Rp200 sampai Rp500 per kilogramnya. Seperti di Pasar Tradisional Kota, harga beras untuk kualitas medium dari sebelumnya dijual dengan harga Rp8.200 naik menjadi Rp8.500 perkilogram.
Menjelang hari raya Idhul Adha yang kurang beberapa hari lagi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, mulai intens melakukan pengawasan terkait harga bahan pokok di pasar-pasar tradisonal di Kabupaten Bojonegoro.