Aji Bojonegoro Gelar Webbinar Melawan Infodemik Covid-19
Pandemi Covid-19 terjadi bebarengan dengan informasi simpang-siur yang beredar dalam jumlah masif di media sosial.
Pandemi Covid-19 terjadi bebarengan dengan informasi simpang-siur yang beredar dalam jumlah masif di media sosial.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap kabar bohong (hoax) terkait wirausaha.
Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta gandeng Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Jawa Timur untuk perang menangkal pemberitaan hoax, Selasa (23/2/2021).
Terdapat akun Instagram yang membagikan informasi bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan vaksin Sinovac adalah vaksin yang paling lemah.
Kabar mengejutkan di awal tahun 2021, setelah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.
Beredar di media sosial kabar bahwa ada pemadaman saay malam tahun baru adalah hoax. Masyarakat diimbau tidak menghiraukan kabar tersebut.
Di masa pandemi Covid-19, kabar hoax alias tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kembali beredar di media sosial. Kali ini, informasi hoax menyebut Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah yang menyatakan dirinya positif Covid setelah melakukan uji swab.
Beredar kabar adanya bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perlebaran kualitas lembaga Pendidikan Agama Islam yang meliputi Pondok dan Madrasah, dari perusahaan yang bekerjasama dengan "Sahabat Anna".
Beredar pesan berantai via aplikasi Whatsapp mengatasnamakan Sekretariat MUI Pusat tertanggal Jakarta, 03 April 2020 terkait Pemberitahuan Kewaspadaan terhadap Rapid Test Covid-19 bagi para Ulama, Kyai, dan Ustadz seluruh Indonesia.